Masyarakat Pemudik Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrim

  • 17 Mar 2026 18:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Masyarakat pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Subang, diimbau untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terhadap ancaman cuaca ekstrim yang masih terjadi saat ini. Intensitas curah hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang, yang berpotensi menimbulkan ancaman bencana alam banjir longsor dan angin puting beliung, yang bisa menyebabkan pohon tumbang.

Ketua Tagana Dinsos Kabupaten Subang Jajang Abdul Muhaimin mengatakan, semua Jalur mudik yang badan di wilayah Kabupaten Subang, memiliki potensi ancaman bencana alam yang patut diwaspadai oleh seluruh masyarakat pemudik, terutama saat musim penghujan. Potensi bencana alam yang patut diwaspadai biru, baik di jalur Pantura, jalur tengah, dan jalur wisata serta ruas tol Cipali.

"Potensi bencana alam tersebut, mengancam seluruh jalur mudik yang ada," ujar Jajang Abdul Muhaimin kepada RRI di Subang, Selasa 17 Maret 2026.

Jika terjadi hujan, kata Jajang, para pemudik diimbau untuk berhenti atau beristirahat di tempat yang aman, jauh dari ancaman bencana, yang mengancam. Ancaman bencana tersebut, yang berpotensi terjadi di wilayah Pantura, banjir, dan angin puting beliung, jalur teguh dan selatan atau jalur wisata, berpotensi longsor dan pohon tumbang, sedangksn di ruas tol Cipali, berpotensi angin puting beliung.

"Intinya masyarakat pemudik khususnya, untuk tetap waspada dan berhati-hati, dan waspada, agar perjalanan tetap aman dan lancar, serta selamat sampai tujuan," tegasnya.

Sementara itu bagi warga masyarakat Kabupaten Subang pada umumnya, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terhadap potensi bencana alam, yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem yang masih terjadi hingga akhir Maret 2026. Khusus yang berada di titik rawan bencana, diharapkan, tetap berhati-hati dan berkoordinasi dengan pemerintahan setempat, jika terjadi bencana cepat laporkan kepada RT RW setempat, untuk ditindaklanjuti hingga ke tingkat Kabupaten.

"Mudah-mudahan saja, selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, tidak terjadi bencana alam apapun, meski di tengah cuaca ekstrim," pungkas Jajang Abdul Muhaimin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....