Selain Kepadatan Jalur Mudik, Pemkab Ciamis juga Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem

  • 13 Mar 2026 11:14 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Ciamis - Menghadapi pelaksanaan mudik- balik Lebaran 2026, pemerintah Kabupaten Ciamis mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang terjadi. Terutama bencana yang dipicu hujan deras yang disertai angin kencang.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, dengan kondisi cuaca yang terjadi, pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana di sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis. “Kondisi cuaca saat ini perlu diantisipasi bersama. Masyarakat harus disosialisasikan agar selalu siap siaga menghadapi kemungkinan bencana,” ujarnya,Jumat 13 Maret 2026.

Ia juga menginstruksikan jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang serta memastikan saluran air tidak tersumbat agar dapat meminimalisir dampak banjir maupun longsor. “ dengan masa libur nasional dan cuti bersama tahun 2026 yang cukup panjang. Saya minta setiap instansi meningkatkan kesiapsiagaan serta mengatur jadwal penjagaan kantor,” katanya.

Sementara itu, dalam mendukung kelancaran pengamanan pelaksanaan mudik balik Lebaran, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyiapkan berbagai langkah di sejumlah sektor. Di bidang perhubungan, dibentuk posko pemantauan untuk mendukung pengaturan arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah juga menyiapkan personel medis serta sarana dan prasarana di rumah sakit dan puskesmas, termasuk penyediaan ambulans untuk menghadapi kemungkinan keadaan darurat.

Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya yang disebabkan oleh aktivitas pasar tumpah.

Sejumlah lokasi yang menjadi perhatian di antaranya Pasar Banjarsari, Pasar Imbanagara, Pasar Cikoneng, Pasar Sindangkasih, serta Pasar Cipaku Buniseuri.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama periode Idul Fitri 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Sementara selain turut siap siaga selama pelaksanaan mudik dan balik Lebaran, Pemerintah Kabupaten Ciamis juga memantau perkembangan harga bahan pokok di wilayahnya. Berdasarkan laporan yang diterima, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, namun masih berada dalam rentang normal dan relatif terkendali.

"Secara umum, ketersediaan bahan pokok penting di Kabupaten Ciamis masih dalam kondisi aman," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Ciamis melakukan pemantauan harga secara intensif di sejumlah pasar utama, seperti Pasar Ciamis, Pasar Kawali, Pasar Banjarsari, dan Pasar Sindangkasih. Jika terjadi lonjakan harga yang signifikan atau kelangkaan stok, pemerintah akan segera menggelar operasi pasar murah untuk membantu masyarakat.

Rekomendasi Berita