Siap Kawal Masyarakat Mudik, Polresta Bandung Cek Jalur Cileunyi–Nagreg

  • 06 Mar 2026 16:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Polresta Bandung melakukan pengecekan langsung jalur mudik di wilayah timur Kabupaten Bandung, Jumat 6 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan balik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Pengecekan jalur dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Mapolresta Bandung. Rombongan kemudian bergerak meninjau jalur strategis di kawasan Cileunyi hingga Nagreg yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik krusial arus mudik di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, dan diikuti oleh Wakapolresta Bandung bersama para pejabat utama Polresta. Turut hadir di antaranya Kabag Ops, Kabag Logistik, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, Kasat Pamobvit, Kasi Dokkes, Kasi Propam, serta Kasi Humas.

Selain unsur kepolisian, pengecekan jalur juga melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti unsur TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, BPBD, serta Satpol PP. Kehadiran lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan bersama dalam menghadapi potensi lonjakan arus kendaraan saat musim mudik Lebaran.

Jalur Cileunyi–Nagreg dipilih sebagai fokus pengecekan karena menjadi salah satu pintu utama pergerakan kendaraan dari arah Bandung menuju wilayah timur Jawa Barat dan Jawa Tengah. Setiap musim mudik, kawasan ini kerap mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan sehingga memerlukan penanganan khusus.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi jalan, titik rawan kemacetan, serta sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi hambatan arus lalu lintas. Selain itu, turut dilakukan evaluasi terhadap kesiapan pos pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam pengamanan mudik.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono mengatakan, pengecekan jalur ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

“Pengecekan ini kami lakukan untuk melihat secara langsung kondisi jalur mudik, khususnya di wilayah Cileunyi hingga Nagreg yang menjadi salah satu titik krusial arus kendaraan. Kami ingin memastikan seluruh sarana, prasarana, serta kesiapan personel benar-benar optimal sebelum Operasi Ketupat Lodaya dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan berbagai instansi terkait sangat diperlukan. Tujuaannya guna mengantisipasi potensi kemacetan maupun gangguan keamanan selama periode mudik Lebaran.

“Kami juga berkoordinasi dengan TNI, Dishub, BPBD, Satpol PP dan Instansi pemerintah lainya agar penanganan di lapangan bisa dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Harapannya arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan masyarakat merasa nyaman saat melakukan perjalanan,” katanya.

Rekomendasi Berita