Polres Subang Bakal Terjunkan 700 Personel di Ketupat Lodaya
- 03 Mar 2026 20:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, akan berlangsung selama hampir dua pekan dimulai pada 13 hingga 22 Maret 2026, melibatkan tidak kurang dari 700 personil jajaran Polres Subang Jumlah personil yang terlibat tersebut, di luar kekuatan personil gabungan dari TNI, Pemda, dan juga pramuka, serta komunitas masyarakat.
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, melalui Kabag Ops Polres Subang Kompol Asep Rahman mengatakan, ke 700 personil Polri tersebut, akan ditempatkan di 21 Pos Pengamanan, 11 Pos Pelayanan dan 1 Pos Terpadu. Di setiap Pos pengamanan dan Pos Pelyanan minimal 10 personil, kecuali BDI Pos Terpadu ditempatkan sebanyak 50 personil Polri.
"Ke 700 personil Polri tersebut, yang di tempatkan di setiap Pos tersebut, difokuskan untuk melayani masyarakat Kabupaten Subang, maupun masyarakat di luar Kabupaten Subang, khusunya yang hendak mudik lebaran nanti. Sementara itu, ke 700 personil tersebut, juga melakukan patroli di setiap jalur mudik, dan juga tempat keramaian, pusat perbelanjaan, dan juga di jalur wisata, serta di objek-objek vital," papar Kompol Asep Rahman kepada RRI di Subang, Selasa 3 Maret 2026.
Kabag Ops, juga mengatakan, pihaknya fokus mengamankan empat jalur yang ada di wilayah hukum Polres Subang. Subang memiliki empat jalur yang cukup padat yang akan dilalui para pemudik yakni di jalur Pantura, Tol Cipali, jalur Tengah dan serta di jalur Wisata.
"Di jalur Pantura biasanya di padati oleh pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, dan roda tiga, jalur tol di lewati oleh pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat dan lebih, jalur tengah di lewati pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua dan rida empat. Sementara itu, untuk jalur wisata, dimanfaatkan oleh para wisatawan yang mengisi libur lebaran," ujarnya.
Ia juga menambahkan, Subang merupakan daerah yang terbanyak melibatkan personil, pada Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dimana ke empat jalur tersebut, tentunya menjadi perhatian Polri, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik dan juga wisatawan.
"Polres Subang, paling terbanyak melibatkan personil Polri, sehingga melibatkan personil gabungan, untuk melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya," tutur Kabag Ops.
Ia juga menyebut, selain 700 personil Polri yang dilibatkan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 berlangsung, juga personel dari TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpoldam, dan Dinas Kesehatan, pramuka serta komunitas masyarakat. Sehingga personil yang terlibat diestimasikan di atas 1000 personil gabungan.
"Sehingga dengan adanya personil gabungan TNI, dan Pemda serta komunitas masyarakat, dan pramuka, serta komunitas masyarakat, pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 berlangsung, bisa lebih maksimal," tandasnya.