Ekspor Lampung Tumbuh, Capai 706 Juta Dolar AS pada Agustus
- 04 Okt 2026 16:28 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Agustus 2026 mencapai US$706,77 juta atau meningkat 3,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan ekspor nonmigas karena pada Agustus 2026 tidak terdapat ekspor migas.
Pranata Komputer Ahli Madya BPS Lampung Hermawan Prasetyo dalam konferensi pers daring mengatakan, secara kumulatif nilai ekspor Lampung Januari hingga Agustus 2026 mencapai US$4,298 miliar. Angka tersebut meningkat 0,42 persen dibandingkan periode Januari-Agustus 2025 yang mencapai US$4,280 miliar.
“Perkembangan ekspor Lampung pada Agustus 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan Agustus tahun sebelumnya. Secara kumulatif, nilai ekspor juga masih tumbuh meskipun peningkatannya relatif terbatas,” kata Hermawan, dikutip Sabtu 3 Oktober 2026.
Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas, bahan kimia organik mencatat peningkatan ekspor tertinggi secara tahunan sebesar 115,39 persen. Sementara ekspor karet dan barang dari karet mengalami penurunan terdalam sebesar 34,37 persen dibandingkan Januari-Agustus 2025.
Hermawan menjelaskan sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar ekspor Lampung sepanjang Januari-Agustus 2026 dengan nilai US$2,959 miliar. Sektor tersebut memberikan kontribusi 68,85 persen terhadap total ekspor, diikuti sektor pertanian sebesar 16,09 persen serta pertambangan dan lainnya 15,06 persen.
Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar Lampung selama Januari-Agustus 2026 dengan nilai US$652,62 juta. Selanjutnya Tiongkok mencapai US$491,55 juta dan Pakistan sebesar US$322,76 juta.
Di sisi lain, neraca perdagangan Lampung Januari-Agustus 2026 mencatat surplus US$3,223 miliar. Khusus Agustus 2026, surplus perdagangan mencapai US$605,04 juta dengan surplus sektor nonmigas sebesar US$610,54 juta, sementara sektor migas mengalami defisit US$5,50 juta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....