Lampung Begawi x SIGER FEST 2026 Catat Transaksi UMKM Lebih dari Rp500 Juta

  • 20 Sep 2026 21:03 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Lampung Begawi x SIGER FEST 2026 yang digelar pada 18–20 September 2026 di Lampung City Mall menarik sekitar 28 ribu pengunjung dan mencatat transaksi penjualan UMKM lebih dari Rp500 juta.

Selain transaksi UMKM, kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia Provinsi Lampung tersebut juga membukukan lebih dari 1.200 transaksi wakaf selama tiga hari pelaksanaan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memperluas akses pasar bagi produk unggulan daerah.

“Lampung Begawi x SIGER FEST 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga momentum nyata untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan yang berdaya saing,” ujar Bimo dalam acara penutupan kegiatan tersebut, Minggu 20 September 2026.

Menurut dia, kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, industri perbankan, pelaku usaha, komunitas, dan aggregator diperlukan untuk mendorong UMKM naik kelas, memperluas akses pembiayaan, serta membuka pasar yang lebih luas hingga tingkat internasional.

Sepanjang 2026, program pengembangan UMKM yang difasilitasi Bank Indonesia Lampung mencatat realisasi pembiayaan lebih dari Rp10 miliar dan ekspor senilai Rp1,92 miliar.

Komoditas kopi Lampung disebut telah menjangkau pasar Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, dan Taiwan. Sementara produk olahan makanan dan minuman telah menembus pasar Taiwan, Malaysia, Mesir, Turki, dan Kanada.

Lampung Begawi x SIGER FEST 2026 juga melibatkan lebih dari 100 pelaku usaha yang menawarkan berbagai produk kuliner, olahan pangan dan minuman, kopi khas Lampung, hingga wastra daerah.

Selama tiga hari, kegiatan tersebut diisi berbagai program pemberdayaan UMKM, literasi ekonomi digital, talkshow edukatif, penguatan kapasitas pelaku usaha, serta kompetisi kreatif berbasis komoditas unggulan daerah.

Pada program Lamban Kupi, digelar Coffee Mixology Competition dan Coffee Aeropress Competition yang melibatkan barista lokal. Program tersebut juga menghadirkan penguatan Cangkir Barista dan Citra Nusa, pameran kopi dari 15 UMKM pilihan, serta talkshow mengenai kewirausahaan di industri kopi.

Sementara melalui Lamban Wastra, penyelenggara menggelar workshop keterampilan, talkshow mengenai wastra dan desain fesyen, pameran UMKM wastra, serta fashion show. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memperluas promosi produk wastra Lampung kepada masyarakat dan calon investor.

Literasi digital juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan melalui talkshow “Bijak Bertransaksi, Siap Digitalisasi”. Kegiatan dilanjutkan dengan final pemilihan Duta QRIS dan Pelindungan Konsumen untuk menjaring generasi muda sebagai edukator digitalisasi pembayaran dan keamanan transaksi.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengapresiasi penyelenggaraan Lampung Begawi x SIGER FEST 2026. Menurutnya, program yang dihadirkan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah dalam RPJMD Provinsi Lampung dan Asta Cita, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif.

Mengusung tema “Sai Bumi, Sejuta Nilai: Penguatan Hilirisasi dan Digitalisasi untuk Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif dan Berdaya Saing”, kegiatan tersebut menekankan pentingnya peningkatan nilai tambah komoditas unggulan Lampung melalui hilirisasi dan digitalisasi.

Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia menilai penguatan hilirisasi membutuhkan sinergi berbagai pemangku kepentingan agar potensi komoditas lokal dapat memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian daerah.

Lampung Begawi x SIGER FEST 2026 diharapkan menjadi salah satu pijakan dalam memperkuat transformasi ekonomi Lampung yang berorientasi pada keberlanjutan, inklusivitas, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....