Program Desaku Maju Dorong Hilirisasi Komoditas Desa

  • 21 Sep 2026 21:19 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Pemerintah Provinsi Lampung mendorong hilirisasi komoditas dan penguatan ekonomi desa melalui Program Desaku Maju. Program ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produksi sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pembangunan daerah harus dimulai dari desa karena sebagian besar masyarakat Lampung tinggal di wilayah perdesaan.

Hal itu disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pelaksanaan Program Desaku Maju di BPMP Provinsi Lampung, Senin 21 September 2026.

"Kami percaya pembangunan Provinsi Lampung harus dimulai dari desa. Apabila desa tumbuh, maka ekonominya akan tumbuh," ujar Mirza.

Ia menyebut Lampung memiliki beragam komoditas unggulan, antara lain jagung, ubi kayu, nanas, pisang, kopi, lada, tebu, kelapa, kakao, karet, kelapa sawit, peternakan, dan perikanan.

Namun, potensi tersebut masih perlu diperkuat melalui hilirisasi. Berdasarkan data yang disampaikan, nilai ekonomi sumber daya primer Lampung mencapai Rp165,31 triliun, sedangkan tingkat hilirisasi baru 45,6 persen.

Menurutnya, BUMDes dapat mengambil peran dalam mengolah komoditas lokal sehingga nilai tambah tidak keluar dari desa.

"Tantangannya adalah bagaimana nilai tambah itu tidak terus keluar dari desa. Kita berharap melalui BUMDes komoditas desa diolah di desa, nilai tambahnya bertahan di desa, dan manfaatnya kembali kepada masyarakat desa," katanya.

Program Desaku Maju mencakup peningkatan produktivitas, hilirisasi produksi, penguatan kemandirian desa, serta kerja sama antarlembaga ekonomi desa.

Gubernur meminta pengelola BUMDes meningkatkan kemampuan manajerial dan inovasi agar mampu mengembangkan usaha secara profesional dan berkelanjutan.

"Kalau desa bergerak, maka ekonomi akan tumbuh. Jika ekonomi tumbuh, maka Lampung akan menjadi provinsi yang maju dengan pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....