Lampung Mulai Kembangkan Potensi Kopi Arabika

  • 20 Sep 2026 16:40 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung mulai mengembangkan kopi arabika sebagai bagian dari upaya memperluas potensi komoditas kopi daerah. Pengembangan dilakukan melalui demplot di Hanakau dengan memanfaatkan tanaman arabika yang ditanam dari benih.

Kepala Dinas Perkebunan Lampung Desti Arisandi mengatakan, kopi arabika memiliki peluang dikembangkan di wilayah Lampung dengan ketinggian tertentu. Salah satu lokasi pengembangan berada di Hanakau yang memiliki ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut.

Menurut Desti, kopi arabika umumnya sesuai dikembangkan pada wilayah dengan ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut, seperti sejumlah kawasan di Tanggamus dan Ulu Belu. Namun, hasil pengembangan di Hanakau menjadi bahan evaluasi untuk melihat potensi pertumbuhan arabika di Lampung.

“Di Hanakau kita ada demplot arabika, sekitar 300 sampai 400 tanaman dari benih. Umurnya sekarang sekitar satu tahun delapan bulan sudah mulai berbuah, bahkan buah pertama muncul sekitar satu tahun lima bulan,” kata Desti, dikutip Minggu 20 September 2026.

Desti menjelaskan, percepatan pertumbuhan tanaman dalam demplot tersebut berkaitan dengan perlakuan yang diberikan selama pengembangan. Tanaman arabika juga mendapat aplikasi pupuk hayati cair atau PHC dalam proses pemeliharaannya.

Pengembangan arabika di Lampung juga diarahkan untuk melihat potensi tanaman sebagai sumber benih. Menurut Desti, sumber benih dapat berasal dari kebun pengembangan atau kebun produksi setelah melalui pengujian dan evaluasi oleh pemulia tanaman.

Desti berharap pengembangan kopi arabika dapat terus dilakukan secara bertahap sesuai kondisi wilayah dan hasil evaluasi di lapangan. Pengembangan tersebut diharapkan menambah pilihan komoditas kopi Lampung dengan tetap mempertahankan kopi robusta sebagai komoditas utama daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....