Klon Kopi Lokal Lampung Berpeluang Dikembangkan Jadi Varietas

  • 20 Sep 2026 16:40 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Dinas Perkebunan Lampung mendorong pengenalan dan pengembangan klon kopi lokal sebagai bagian dari upaya menjaga sumber daya genetik tanaman kopi daerah. Koleksi klon lokal tersebut dikembangkan di Kebun Percobaan Hanakau, Lampung Barat.

Kepala Dinas Perkebunan Lampung Desti Arisandi mengatakan, terdapat sejumlah klon kopi lokal yang telah dikoleksi dan dipelihara di Hanakau. Koleksi tersebut menjadi bahan untuk mengenali karakter tanaman kopi lokal yang berkembang di Lampung.

Di antara koleksi tersebut terdapat klon Bejo, Bodong, Tugusari, dan Cipto yang menjadi bagian dari beragam sumber genetik kopi lokal yang dikembangkan di lokasi tersebut. Keberadaan koleksi tersebut dapat menjadi sumber bahan untuk melihat potensi pengembangan kopi lokal Lampung.

“Ini ada beberapa klon lokal yang kita koleksi, seperti Bejo, Bodong, Tugusari dan Cipto,” kata Desti, dikutip Minggu 20 September 2026.

Desti menjelaskan, pengenalan klon lokal penting untuk mengetahui karakter dan potensi masing-masing tanaman. Data dan pengamatan terhadap koleksi tersebut dapat menjadi bahan dalam menentukan arah pengembangan tanaman kopi di Lampung.

Pengembangan koleksi kopi lokal juga dapat mendukung upaya memperkenalkan keragaman kopi Lampung kepada petani dan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan secara bertahap melalui pemeliharaan, pengamatan, serta pengenalan karakter tanaman.

Dinas Perkebunan Lampung selanjutnya dapat mengembangkan hasil pengamatan tersebut sebagai bahan untuk memperkuat potensi kopi lokal daerah. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan sumber daya genetik kopi Lampung agar tetap terjaga dan memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....