Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas

  • 20 Sep 2026 14:48 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan hilirisasi sebagai strategi utama untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Langkah tersebut diperlukan agar pertumbuhan ekonomi Lampung tidak hanya bergantung pada penjualan komoditas mentah.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan saat ini baru sekitar 30 persen komoditas Lampung yang telah melalui proses hilirisasi. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri pembukaan Lampung Begawi x Siger Fest 2026 di Lampung City Mall, Jumat 18 September 2026.

Menurutnya, Lampung memiliki potensi besar dari sektor pertanian dan perkebunan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Komoditas tersebut antara lain padi, jagung, tapioka, kopi, lada, dan gula.

Ia mengatakan selama ini perekonomian Lampung masih menghadapi tantangan akibat ketergantungan terhadap harga komoditas mentah. Karena itu, pengembangan industri pengolahan dinilai penting untuk memperkuat perekonomian sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kedepan untuk mencapai delapan persen tidak bisa hanya dengan regulasi. Harus ada kolaborasi, harus ada kreativitas, harus ada inovasi, dan tentunya yang paling penting sesuai dengan RPJMN kita harus melakukan hilirisasi,” ujar Mirza.

Dia mengatakan, hilirisasi akan dikembangkan melalui dua pendekatan, yakni penguatan sentra industri di perdesaan dan pengembangan industri skala lanjut. Di tingkat perdesaan, pengembangan diarahkan pada industri pakan ayam serta pengolahan pascapanen komoditas kopi dan kakao.

"Sementara pada skala lanjut, hilirisasi akan diarahkan ke kawasan industri manufaktur untuk mengolah komoditas menjadi produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Strategi ini juga didukung peningkatan penggunaan teknologi pertanian dan sarana logistik di Lampung," katanya.

Ia menilai kolaborasi pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk mempercepat investasi dan mengatasi hambatan perizinan. Menurutnya, penguatan ekonomi daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....