Pemprov Lampung Dorong Kampus Percepat Hilirisasi Komoditas Pertanian
- 17 Sep 2026 20:42 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Lampung Selatan: Pemerintah Provinsi Lampung mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing dan inovatif.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan hilirisasi diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah sejumlah komoditas pertanian yang selama ini masih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan mentah atau olahan primer.
Hal itu disampaikan Gubernur saat memberikan materi dalam Kuliah Umum Kegiatan Harmoni Akademik Nagamandala untuk Anak Tunggal Negeri (HANUANG) 2026 bertema “Pembekalan Wawasan Kebangsaan” di Universitas Indonesia Mandiri, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis 17 September 2026.
Menurutnya, empat komoditas utama pertanian Lampung, yakni padi, jagung, singkong, dan gaplek, masih memiliki potensi pengembangan produk turunan yang luas. Namun, pemanfaatan potensi tersebut belum optimal karena keterbatasan tenaga ahli di bidang industri pengolahan hilir.
“Padi hari ini belum ada turunannya, baru sebatas beras. Padahal padi bisa diolah menjadi tepung beras, rice bran oil, hingga beragam produk olahan pangan. Begitu juga jagung dan singkong yang potensi turunannya sangat luas, mulai dari bioetanol, biodiesel, hingga industri farmasi. Kunci utamanya ada pada ketersediaan SDM ahli,” ujar Mirza.
Ia mengatakan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyediakan tenaga ahli sekaligus menghasilkan penelitian yang dapat diterapkan untuk mendukung pengembangan industri di daerah.
| Baca juga: Lampung Dorong Pengembangan Bioetanol |
Gubernur menilai percepatan hilirisasi komoditas pertanian dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah dan perguruan tinggi diminta membangun kerja sama yang lebih erat dalam bidang kebijakan, riset, dan inovasi.
“Pemda memegang fungsi kebijakan, sementara perguruan tinggi menyalakan mesin inovasi melalui penelitian. Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi agar tujuan utama kita tercapai, yaitu masyarakat Lampung yang sejahtera,” tegasnya.
Selain membahas hilirisasi dan pengembangan SDM, Rahmat memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa dalam kegiatan tersebut.
Ia berpesan agar generasi muda menjadikan keberagaman sebagai kekayaan bangsa, menjaga persatuan, serta mengabdikan ilmu pengetahuan untuk kemajuan daerah dan negara.
“Jadikan masa kuliah sebagai masa yang berdampak. Lampung membutuhkan generasi yang berilmu, berkarakter, serta berani hadir menyelesaikan masalah-masalah di daerah,” kata Gubernur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....