PNM Lampung Salurkan Beasiswa bagi Puluhan Anak Nasabah Binaan

  • 07 Sep 2026 15:59 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Berdasarkan rilis berita yang diterima RRI pada 7 September 2026 dari Humas PNM Lampung, ada kisah yang selama ini tumbuh diam-diam di balik deretan warung dan usaha kecil binaan PT Permodalan Nasional Madani (Persero), kisah tentang ibu-ibu yang berjuang menghidupi usahanya sambil menyimpan mimpi besar untuk anak-anaknya. Kini kisah itu menemukan babak barunya. Puluhan anak dari keluarga nasabah binaan PNM di Lampung menerima beasiswa pendidikan, menandai langkah pemberdayaan yang tak lagi berhenti di depan etalase toko, melainkan berjalan hingga menembus pintu kelas.

Langkah ini tumbuh dari keyakinan yang sudah lama dipegang PNM, bahwa kemandirian seorang ibu akan terasa hambar jika tidak ikut menghidupi masa depan anaknya. Selama ini pendampingan usaha menjadi napas utama kerja-kerja PNM di lapangan, namun napas itu dirasa belum lengkap tanpa turut merawat mimpi kecil yang tumbuh di rumah-rumah nasabah, mimpi seorang anak untuk terus bersekolah. Dari keyakinan itulah puluhan beasiswa ini lahir, menjadi jembatan yang menyatukan kerja keras seorang ibu dengan masa depan yang layak diperjuangkan untuk anaknya.

Jembatan itu berpijak nyata pada kisah Lucky Hermawan, mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, satu dari puluhan anak yang menerima uluran tangan PNM. Bagi ibunya, Harmili, bantuan itu hadir persis di titik yang paling ia butuhkan, ketika denyut usaha kecilnya harus berbagi napas dengan biaya pendidikan sang anak.

"Alhamdulillah, saya bersyukur dan berterima kasih atas beasiswa dari PNM. Bantuan ini sangat membantu kami untuk meringankan kebutuhan pendidikan Lucky. Sebagai orang tua, tentu kami ingin anak bisa terus melanjutkan pendidikan dengan baik," ujar Harmili.

Baginya, sentuhan PNM pada pendidikan anak adalah bukti paling hangat bahwa perusahaan ini hadir bukan sekadar sebagai pemberi modal, melainkan sebagai teman yang benar-benar memahami seluruh perjuangan keluarganya.

"Saya merasa PNM tidak hanya membantu kami dalam usaha, tetapi juga memperhatikan pendidikan anak-anak. Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi motivasi untuk Lucky agar semakin semangat belajar dan menyelesaikan pendidikannya. Saya juga berharap program seperti ini bisa terus ada dan semakin banyak keluarga nasabah yang merasakan manfaatnya," kata Harmili.

Pemimpin Cabang PNM Lampung, Petrus Agus Mulyono memandang program ini sebagai bentuk paling nyata dari cara PNM memaknai perannya di tengah kehidupan nasabahnya.

"Setiap rupiah yang kami titipkan untuk pendidikan anak-anak nasabah adalah doa yang kami rawat bersama-sama, bahwa kemandirian seorang ibu hari ini akan tumbuh menjadi keberanian bercita-cita bagi anak-anaknya kelak. Kami percaya pemberdayaan sejati adalah ketika satu keluarga bisa melihat masa depan bukan sebagai sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sesuatu yang layak untuk disongsong dengan penuh harapan," ujarnya.

Dari usaha kecil yang bertahan hingga meja belajar yang terus menyala, satu benang merah menghubungkan setiap langkah PNM, keyakinan bahwa pemberdayaan sejati tidak berhenti pada modal, melainkan tumbuh menjadi ekosistem yang merawat pembiayaan, usaha, dan pendidikan dalam satu rangkulan yang sama.

Ke depan, PNM berkomitmen untuk terus merawat rangkulan itu, memastikan setiap ibu yang tumbuh lewat usahanya juga menyaksikan anaknya tumbuh lewat pendidikannya. Sebab bagi PNM, pemberdayaan yang sesungguhnya bukan sekadar menghidupkan usaha hari ini, melainkan menyalakan harapan bagi generasi yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....