BPBD Pesawaran Imbau Warga Pulau Legundi Siaga Hadapi Sebaran Abu Vulkanik

  • 07 Sep 2026 07:09 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pesawaran - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terpantau di wilayah Kabupaten Pesawaran, Minggu, 6 September 2026.

Kondisi tersebut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, namun tidak mengabaikan kewaspadaan, terutama warga yang berada di wilayah kepulauan.

Kepala Pelaksana BPBD Pesawaran Sofyan Agani mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi sebaran abu vulkanik masih relatif sama seperti sebelumnya.

Karena itu, masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar ruangan.

“Diminta kepada masyarakat untuk tetap menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Kemudian tetap tenang dan selalu waspada,” kata Sofyan, Minggu.

Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat di Pulau Legundi. BPBD Pesawaran meminta warga meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengamankan sejumlah dokumen penting dan perlengkapan yang sewaktu-waktu dibutuhkan apabila terjadi kondisi darurat.

Sofyan menyarankan warga menyiapkan satu tas khusus yang mudah dibawa. Tas tersebut dapat diisi dokumen penting, obat-obatan pribadi, pakaian secukupnya, serta kebutuhan dasar lainnya.

Langkah sederhana itu dinilai penting sebagai bentuk antisipasi jika situasi berkembang dan masyarakat harus meninggalkan wilayah tempat tinggal untuk sementara waktu.

Tak hanya masyarakat, pemerintah desa juga diminta aktif memberikan edukasi kebencanaan. Jalur evakuasi dan titik kumpul perlu dipastikan tersedia dan diketahui warga.

“Untuk masyarakat di Pulau Legundi agar selalu waspada dan mengamankan dokumen-dokumen penting sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan,” ujar Sofyan.

Sementara itu, aktivitas penyeberangan dari Dermaga Ketapang menuju Pulau Legundi maupun sebaliknya hingga Minggu masih berlangsung.

Sofyan mengatakan, BPBD Pesawaran belum menerima peringatan dari pihak perhubungan mengenai penghentian aktivitas penyeberangan di rute tersebut.

Meski demikian, operator kapal diminta tidak mengabaikan faktor keselamatan. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, termasuk memastikan seluruh penumpang menggunakan perlengkapan keselamatan selama perjalanan.

“Pada operator kapal-kapal yang melayani penyeberangan untuk meningkatkan kewaspadaan, kemudian menyiapkan setiap penumpang wajib menggunakan alat keselamatan,” katanya.

BPBD Pesawaran juga meminta masyarakat dan operator penyeberangan tidak terpaku pada kondisi saat ini. Perkembangan situasi dapat berubah sehingga informasi resmi perlu terus dipantau.

Sofyan mengimbau masyarakat mengikuti setiap pembaruan informasi yang disampaikan pemerintah maupun BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas.

“Untuk memperhatikan update terkini apa yang diinformasikan dari pemerintah dan BMKG,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....