Abu Vulkanik Anak Krakatau Belum Berdampak Signifikan pada Tanaman di Sukadadi

  • 07 Sep 2026 07:09 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pesawaran - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mencapai wilayah Pesawaran sejauh ini belum dilaporkan mengganggu tanaman pertanian warga Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan.

Kepala Desa Sukadadi, Rudi Maryoto, mengatakan aktivitas masyarakat di luar rumah justru menjadi bagian yang paling terasa terdampak oleh keberadaan abu vulkanik tersebut.

Sementara itu, kondisi tanaman di lahan pertanian masih terpantau baik dan belum menunjukkan kerusakan yang berarti.

“Kalau sementara untuk jenis tanaman, kami berharap tidak ada dampak dengan adanya debu vulkanik ini,” ujar Rudi, Minggu 6 September 2026.

Rudi menjelaskan, paparan abu di wilayah Gedong Tataan dinilai tidak terlalu tebal jika dibandingkan dengan kawasan yang berada lebih dekat dari sumber aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Meski belum ditemukan dampak pada tanaman, pemerintah desa tetap memantau perkembangan kondisi di lapangan. Terlebih, masyarakat Sukadadi masih melakukan aktivitas pertanian sebagai bagian dari mata pencaharian sehari-hari.

Untuk mengantisipasi paparan abu, pemerintah desa juga terus menyampaikan informasi kepada warga melalui media sosial dan grup WhatsApp.

Masyarakat diimbau mengurangi kegiatan di luar rumah selama kondisi belum sepenuhnya normal. Jika harus bepergian atau melakukan aktivitas di luar ruangan, warga diminta mengenakan masker dan kacamata sebagai pelindung.

Hingga Minggu, belum ada laporan dari masyarakat mengenai tanaman yang rusak maupun terganggu akibat abu vulkanik.

Rudi berharap kondisi tersebut tidak berkembang menjadi lebih buruk dan sebaran abu tidak berdampak terhadap lahan serta hasil pertanian masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....