Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak Terhadap Enam Penerbangan di Lampung

  • 06 Sep 2026 08:32 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada sebaran abu vulkanik di jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Radin Inten II. Pada Minggu Minggu 6 September 2026, sebanyak enam penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Radin Inten II mengalami penyesuaian maupun pembatalan. Langkah tersebut dilakukan dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan kru pesawat.

General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan penyesuaian penerbangan dilakukan sebagai langkah keselamatan menyusul dampak erupsi Anak Gunung Krakatau. Lima penerbangan mengalami pembatalan, sementara satu penerbangan mengalami penyesuaian.

“Penyesuaian dan pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar Kiki.

Lima penerbangan yang dibatalkan yakni Citilink Indonesia 904 rute Cengkareng menuju Lampung dan Citilink Indonesia 905 rute Cengkareng menuju Lampung. Selanjutnya, Indonesia AirAsia 178 rute Lampung menuju Jakarta, Indonesia AirAsia 179 rute Cengkareng menuju Lampung, serta Lion Air 241 rute Cengkareng menuju Lampung. Sementara itu, Garuda Indonesia 073 rute Lampung menuju Jakarta mengalami penyesuaian penerbangan.

Kiki menjelaskan, tim operasional Bandara Internasional Radin Inten II terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait. Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak penundaan keberangkatan.

“Tim operasional Bandara Internasional Radin Inten II telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang,” kata Kiki.

Pihak bandara juga secara rutin memperbarui informasi terkait jadwal keberangkatan dan kedatangan penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau. Masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Internasional Radin Inten II diminta memantau jadwal penerbangan. Penumpang juga diimbau berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan jadwal keberangkatan.

Kiki menegaskan manajemen InJourney Airports Bandara Internasional Radin Inten II terus bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa. Pihaknya juga berharap kondisi erupsi Anak Gunung Krakatau dapat segera teratasi.

“Kami senantiasa bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara guna memberikan pelayanan sepenuh hati bagi seluruh pengguna jasa bandara,” ujar Kiki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....