Kekeringan di Lampung, BPBD Siapkan Dukungan Distribusi Air Bersih

  • 28 Agt 2026 10:08 WIB
  •  Bandar Lampung
Poin Utama
  • Kekeringan telah menyebar ke hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Lampung dengan laporan yang masuk hampir setiap hari.
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung mendeteksi peningkatan signifikan titik panas atau hotspot melalui analisis satelit.
  • Kepala Pelaksana BPBD Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, mengonfirmasi bahwa kondisi kekeringan dipantau berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Lampung.

RRI.CO.ID, Bandarlampung — Kekeringan mulai melanda hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung mencatat laporan kekeringan yang datang hampir setiap hari, seiring meningkatnya titik panas atau hotspot yang terdeteksi melalui satelit.

Kepala Pelaksana BPBD Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto mengatakan, kondisi kekeringan tersebut terpantau berdasarkan analisis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Lampung.

“Jadi berdasarkan analis yang dilakukan oleh tenaga ahli analis pusdalops kami, hampir setiap hari kami mendapatkan laporan terkait dengan kekeringan yang hampir merata di seluruh kabupaten-kota yang ada di Provinsi Lampung,” ujar Rudy.

Kepala Pelaksana BPBD Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, saat memberikan keterangan. (Foto:RRI/Galih Prihantoro)

Selain kekeringan, BPBD Lampung juga memantau kemunculan sejumlah titik hotspot di beberapa wilayah. Rudy mengatakan, titik panas tersebut terdeteksi melalui satelit dan kemudian dipantau serta disebarluaskan melalui Pusdalops BPBD Provinsi Lampung.

“Sampai dengan bulan Agustus ini, pertengahan Agustus sudah hampir belasan titik hotspot yang kami pantau muncul di beberapa kabupaten dan juga wilayah kekeringan berdasarkan laporan-laporan dari BPBD kabupaten/kota,” katanya.

Menurutnya, kondisi kekeringan juga lebih banyak dilaporkan terjadi di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi.

“Sementara ini memang di wilayah perkotaan yang padat penduduknya itu di Kota Bandar Lampung dan Kota Metro masih mendominasi laporan kekeringan yang ada di Provinsi Lampung,” ujar Rudy.

Menghadapi kondisi tersebut, BPBD Provinsi Lampung turut menyiapkan dukungan untuk membantu penanganan kekeringan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Rudy menjelaskan, peran BPBD Provinsi Lampung adalah melakukan pendampingan sekaligus memperkuat penanganan yang dilakukan BPBD di tingkat kabupaten/kota. Dukungan tersebut salah satunya dilakukan melalui penyediaan kendaraan yang dapat digunakan untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah yang membutuhkan.

“Jadi kami melakukan dukungan seperti memberikan pinjam pakai kendaraan untuk penyaluran distribusi air dan juga kami melalui forum pengurangan risiko bencana seperti PMI, itu sudah mendistribusikan air di beberapa titik-titik terutama di wilayah kota Bandarlampung dan di wilayah kota Metro,” jelas Rudy.

Upaya distribusi air bersih tersebut menjadi bagian dari langkah penanganan dampak kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Lampung.

BPBD Lampung juga terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan titik hotspot melalui Pusdalops sebagai bagian dari upaya mitigasi dan penanganan bencana di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....