Dinas Perkebunan Lampung Edukasi Petani Kendalikan Hama Kakao
- 28 Agt 2026 09:41 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Dinas Perkebunan Provinsi Lampung terus mendorong petani meningkatkan kemampuan dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman pada komoditas kakao. Salah satu hama yang menjadi perhatian adalah Penggerek Buah Kakao atau PBK yang dapat mengganggu pertumbuhan dan hasil tanaman.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Desti Arisandi mengatakan edukasi kepada petani menjadi langkah awal dalam menghadapi serangan hama tersebut. Petani perlu memahami cara mengenali dan mengendalikan PBK agar serangan dapat ditangani sejak awal.
Menurut Desti, pembinaan dilakukan melalui pelatihan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia petani. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu petani melakukan pengendalian hama secara tepat sesuai kondisi tanaman di lapangan.
"Yang pertama kita lakukan untuk mengedukasi petani melalui pembinaan atau pelatihan SDM. Salah satunya memberikan edukasi kepada petani bagaimana cara mengendalikan hama tersebut," ujar Desti, Kamis 27 Agustus 2026.
Desti menjelaskan pemerintah sebenarnya memiliki pestisida untuk membantu mengendalikan organisme pengganggu tanaman. Namun, penggunaan bahan kimia perlu dikendalikan agar upaya perlindungan tanaman tetap sejalan dengan pengembangan perkebunan yang ramah lingkungan.
Pengendalian hama pada kakao juga menjadi bagian dari perhatian Disbun dalam menjaga produktivitas tanaman. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya meningkatkan kapasitas petani sehingga mereka dapat melakukan penanganan secara lebih mandiri.
Disbun Lampung juga mulai mengembangkan pendekatan pengendalian yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan Pupuk Hayati Cair atau PHC. Program tersebut telah diuji melalui demplot pada sejumlah komoditas dan mulai diarahkan untuk diterapkan pada tanaman perkebunan, termasuk kakao.
Upaya pengendalian PBK melalui edukasi dan pendekatan ramah lingkungan diharapkan dapat membantu petani menjaga kondisi tanaman kakao. Dengan pengendalian yang dilakukan sejak awal, potensi kerusakan tanaman dan penurunan hasil panen dapat ditekan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....