Gunung Anak Krakatau Erupsi, Wisatawan Diminta Jaga Jarak
- 26 Agt 2026 17:45 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Senin siang 24 Agustus 2026. Erupsi terjadi pukul 11.54 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 350 meter di atas puncak atau 507 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan condong ke arah utara serta barat laut. Aktivitas tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 68 milimeter dan durasi sekitar 29 detik.
Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Status Level III atau Siaga. Kondisi tersebut membuat masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dari Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Kapolsek Kalianda AKP Sulyadi mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Selat Sunda tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Ia meminta pengunjung mengikuti radius aman yang telah ditetapkan petugas.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung dan wisatawan untuk mengutamakan keselamatan. Jangan mendekati Gunung Anak Krakatau dan patuhi radius yang sudah ditetapkan oleh petugas," ujar Sulyadi, dikutip Selasa 25 Agustus 2026.
Sesuai rekomendasi PVMBG, masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif. Sulyadi juga meminta masyarakat mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas vulkanik dan arahan petugas di lapangan.
Polsek Kalianda mengajak masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada serta mengacu pada informasi resmi Badan Geologi dan PVMBG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....