Mirza Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kampus Cetak SDM Unggul
- 23 Agt 2026 06:07 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja di tengah transformasi ekonomi.
Hal itu disampaikan Gubernur Mirza saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan ramah tamah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) I Tahun 2026 di Mahan Agung, Bandar Lampung, Sabtu 22 Agustus 2026.
Gubernur Mirza mengatakan kehadiran para pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Lampung menjadi peluang untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun kerja sama yang lebih erat dalam pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh keluarga besar APTISI di Lampung. Terima kasih telah memilih Provinsi Lampung sebagai tempat pelaksanaan Rakernas APTISI Tahun 2026,” ujar Mirza.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun tingginya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai pengalaman sejumlah daerah menunjukkan bahwa tingginya pertumbuhan ekonomi belum otomatis berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat.
“PDRB yang tinggi belum tentu bisa memakmurkan masyarakat. Kekayaan suatu daerah belum tentu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa adanya SDM yang unggul,” tegasnya.
Mirza mengatakan Lampung memiliki kekuatan besar dari sisi sumber daya alam dan potensi ekonomi. Namun, kekayaan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM agar mampu menghasilkan nilai tambah bagi daerah.
Lampung memiliki sejumlah komoditas unggulan, seperti padi, jagung, singkong, kopi, dan kakao. Potensi tersebut, menurutnya, menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Namun, pengembangan potensi daerah membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Karena itu, perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan.
“Kesuburan tanah tidak otomatis meningkatkan kualitas SDM. Karena itu, kita harus menghubungkan kekayaan sumber daya alam dengan kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Mirza menegaskan pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan tersebut. Perguruan tinggi perlu dilibatkan dalam merancang pengembangan SDM agar pendidikan yang diberikan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Ia berharap pertemuan dengan jajaran APTISI dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Pemerintah Provinsi Lampung dan perguruan tinggi swasta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....