Pemprov Lampung Dorong Pengembangan Lebah dan Madu Bernilai Ekonomi

  • 19 Jun 2026 14:31 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung menilai daerah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perlebahan dan produksi madu yang bernilai ekonomi. Potensi tersebut didukung keberadaan kawasan konservasi dan sumber daya alam yang masih terjaga.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, menyampaikan hal itu saat Seminar Nasional World Bee Day 2026 di Hotel Harison Bandarlampung. Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi mengenai peran lebah dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, lebah memiliki fungsi penting sebagai penyerbuk yang membantu meningkatkan produktivitas tanaman pangan maupun perkebunan. Selain menghasilkan madu, keberadaan lebah turut menjaga keseimbangan ekosistem.

“Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perkebunan sekaligus konservasi sumber daya alam yang dapat mendukung keberlanjutan populasi lebah,” ujarnya, Jumat 19 Juni 2026.

Yanyan menjelaskan salah satu kawasan yang memiliki peran strategis adalah wilayah penyangga hutan di sekitar Taman Nasional Way Kambas. Kawasan tersebut menjadi habitat alami lebah sekaligus sumber penghasilan masyarakat melalui komoditas madu.

Ia mengatakan pembangunan ekonomi daerah perlu berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Pendekatan tersebut dinilai mampu menjaga keberlanjutan sumber daya alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui penguatan konservasi dan pengembangan usaha berbasis madu, Lampung diharapkan mampu memperluas peluang ekonomi masyarakat serta mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....