Proyek Kawasan Industri Energi Katibung Tarik Minat Investor Internasional
- 06 Jun 2026 22:19 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID., Bandalrampung - Rencana pembangunan Kawasan Industri Eneri Strategis Terintegrasi Katibung semakin menunjukkan prospek yang menjanjikan. Selain mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung, proyek tersebut juga mulai menarik perhatian sejumlah perusahaan energi internasional.
Perkembangan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Menamas Bakti, S. Luddin, usai menandatangani Kesepakatan Bersama Studi Kelayakan Pembangunan Multiklaster bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Jumat 5 Juni 2026. Menurutnya, minat investor asing menjadi sinyal positif terhadap potensi besar yang dimiliki kawasan industri tersebut.
Luddin menjelaskan bahwa berbagai aspek penting dalam pengembangan proyek telah dipersiapkan secara matang. Persiapan itu mencakup teknologi, skema pendanaan, hingga strategi pemasaran yang akan mendukung keberlangsungan investasi jangka panjang.
Ia menilai kesiapan tersebut menjadi modal utama untuk mewujudkan kawasan industri energi yang berdaya saing tinggi. Dengan perencanaan yang komprehensif, proyek diharapkan mampu berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, Luddin mengungkapkan bahwa proyek tersebut memperoleh dukungan pendanaan dari Samko Holdings Luxembourg Ltd. Dukungan tersebut menjadi salah satu indikator kuat tingginya kepercayaan investor terhadap potensi pengembangan industri energi di Lampung.
Menurutnya, keterlibatan investor internasional akan memperkuat struktur pembiayaan sekaligus membuka peluang kerja sama strategis di sektor energi. Kehadiran mitra global juga diyakini dapat mempercepat proses pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dan modern.
Dengan dukungan investasi serta kesiapan infrastruktur yang terus dibangun, proyek Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi Katibung diharapkan menjadi magnet baru bagi masuknya modal asing ke Provinsi Lampung. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, proyek ini juga berpotensi membuka peluang pengembangan industri hilir energi nasional di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....