Swadaya Bangun Jalan Tani 300 Meter, Warga Waringinsari Barat Harapkan Dukungan
- 31 Mei 2026 20:05 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Semangat gotong royong masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Dusun 6, Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Berbekal kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan petani, warga setempat secara swadaya melakukan pengecoran jalan usaha tani sepanjang 300 meter yang selama ini menjadi akses utama pengangkutan hasil pertanian, Minggu, 31 Mei 2026.
Pembangunan jalan yang dimulai sejak Mei 2026 itu dipelopori tokoh masyarakat setempat, Sagimin. Setiap hari Minggu, puluhan warga turun langsung ke lokasi untuk bergotong royong mengerjakan pengecoran jalan tanpa menerima upah.
Tidak hanya kaum pria yang menyumbangkan tenaga, para ibu rumah tangga juga ikut ambil bagian dengan menyiapkan makanan dan minuman bagi warga yang bekerja di lapangan.
Sagimin mengatakan pembangunan jalan tersebut sepenuhnya menggunakan dana swadaya masyarakat dan dukungan sejumlah tokoh setempat. Langkah tersebut diambil setelah berbagai usulan perbaikan yang diajukan warga ke tingkat pekon, kecamatan hingga kabupaten belum juga terealisasi.
"Jalan ini sangat penting bagi aktivitas pertanian masyarakat. Karena belum ada perhatian, akhirnya warga berinisiatif bergotong royong melakukan pengecoran secara mandiri," ujarnya.
Jalan usaha tani tersebut selama ini menjadi jalur utama bagi petani untuk mengangkut berbagai hasil perkebunan dan pertanian seperti jagung, kakao, kelapa, serta komoditas lainnya. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, warga berharap distribusi hasil panen menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.
Kegiatan gotong royong itu turut mendapat perhatian tokoh masyarakat Sukoharjo, Sagang Nainggolan. Mantan anggota DPRD Kabupaten Pringsewu tersebut hadir langsung meninjau proses pembangunan dan memberikan apresiasi atas kekompakan warga.
"Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Dusun 6 Waringinsari Barat. Meski dengan keterbatasan anggaran, warga mampu menunjukkan kepedulian dan kebersamaan dalam membangun jalan pertanian yang sangat dibutuhkan para petani," katanya.
Menurut Sagang, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
| Baca juga: Pasca Banjir, Warga Mulai Bersih-bersih |
Meski pengecoran jalan telah dilakukan secara mandiri, warga masih berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk mendukung pembangunan infrastruktur pertanian di wilayah tersebut. Salah satunya melalui pembangunan talud di sepanjang jalan yang telah dicor guna menjaga ketahanan badan jalan dari ancaman longsor maupun erosi.
Selain itu, masyarakat juga menyoroti kondisi embung yang dibangun melalui program Balai Besar Provinsi Lampung. Menurut warga, sejak 2023 embung tersebut belum mendapatkan perawatan yang memadai sehingga fungsinya terus menurun dan tidak lagi optimal dalam memenuhi kebutuhan air pertanian.
Karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur pertanian di Dusun 6 Waringinsari Barat agar upaya swadaya yang telah dilakukan warga dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan bagi para petani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....