Pringsewu Gandeng Swasta Terangi Enam Ribu Titik Jalan

  • 16 Mei 2026 20:08 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyiapkan lompatan besar dalam pemenuhan infrastruktur Alat Penerangan Jalan (APJ). Melalui skema inovatif Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), wilayah berjuluk Bumi Jejama Secancanan ini diproyeksikan bakal diterangi oleh 6.103 titik lampu jalan yang merata di seluruh wilayah, sebagai solusi cerdas mengatasi keterbatasan anggaran daerah.

Langkah strategis tersebut dimatangkan dalam forum Konsultasi Publik Proyek KPBU APJ yang digelar di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Rabu (13/5/2026). Agenda krusial yang dibuka oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas ini dihadiri oleh Wakil Bupati Umi Laila, Ketua DPRD Suherman, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, jajaran Forkopimda, hingga perwakilan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).

Dalam forum tersebut, Riyanto Pamungkas memaparkan bahwa saat ini Pringsewu baru memiliki 2.305 titik lampu jalan yang tersebar di jalur nasional, provinsi, kabupaten, hingga jalan lingkungan. Jumlah tersebut dinilai masih jauh dari ideal untuk menjamin keamanan aktivitas warga, sehingga pemkab membidik target pemenuhan hingga 6.103 titik lampu tanpa harus membebani struktur APBD secara penuh.

"Skema KPBU ini menjadi solusi pembiayaan inovatif mempercepat pembangunan infrastruktur daerah tanpa sepenuhnya bergantung pada kemampuan fiskal APBD. Selain itu, proyek ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN 2025–2029 serta mendukung visi RPJMD Kabupaten Pringsewu 2025–2029, yaitu Pringsewu Makmur," ujar Riyanto melalui pers rilisnya, Sabtu 16 Mei 2026.

Menurutnya, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas fisik biasa, melainkan instrumen vital dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas, menciptakan rasa aman, menekan potensi kriminalitas, serta mendukung urat nadi perekonomian masyarakat luas.

Untuk mengejar target tersebut, pemerintah daerah telah menyusun strategi efisiensi pembiayaan secara matang. Pengembangan akan difokuskan pada tiga pilar, yakni pembangunan baru sebanyak 1.310 titik menggunakan lampu LED, program penggantian atau retrofit lampu lama sebanyak 1.548 titik, serta pemanfaatan tiang listrik milik PLN yang sudah ada sebanyak 3.245 titik untuk menekan biaya instalasi.

Lebih lanjut, Riyanto menjelaskan bahwa proyek penerangan ini diarahkan untuk mendukung transformasi energi hijau lewat adopsi teknologi lampu LED dan smart lighting. Teknologi ini diklaim jauh lebih hemat daya, ramah lingkungan, sekaligus menjadi fondasi awal dalam mendukung pengembangan konsep kota cerdas (smart city) di masa depan.

Ia memastikan seluruh tahapan penyiapan proyek ini berjalan transparan di atas koridor regulasi yang ketat, memperhatikan tata ruang, dampak lingkungan, serta memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri guna memberi jaminan kepastian bagi investasi badan usaha pelaksana.

"Semoga ini menjadi contoh praktik baik kolaborasi pemerintah dan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dan diharapkan sinergi dan kolaborasi yang kita bangun hari ini menjadi fondasi kuat terwujudnya Kabupaten Pringsewu yang semakin terang, aman, maju, dan sejahtera,” pungkas Riyanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....