Kementerian PU Bangun Sumur Air Tanah untuk Sawah Tadah Hujan di Lampung
- 05 Jun 2026 22:57 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kementerian Pekerjaan Umum terus memperkuat pasokan air bagi lahan pertanian melalui pembangunan jaringan irigasi air tanah di Provinsi Lampung. Program tersebut difokuskan untuk membantu sawah tadah hujan yang rentan mengalami kekurangan air saat musim kemarau.
Pelaksana Tugas Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Dedi Yudha Lesmana mengatakan irigasi air tanah menjadi salah satu solusi untuk menjaga ketersediaan air di daerah yang belum terjangkau jaringan irigasi permukaan. Keberadaan sumur air tanah diharapkan dapat mendukung keberlanjutan aktivitas pertanian sepanjang tahun.
Ia menjelaskan pada 2025 terdapat 10 sumur air tanah yang dibangun di Kabupaten Pringsewu. Pembangunan tersebut terdiri dari empat kegiatan swakelola dan enam kegiatan kontraktual yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan air pertanian.
“Air tanah sangat dibutuhkan untuk daerah irigasi yang masih mengandalkan curah hujan sehingga ketersediaan air tetap terjaga saat musim kemarau,” ujar Dedi, Jumat 5 Juni 2026.
Menurut dia, pemanfaatan air tanah menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko gagal tanam akibat kekeringan. Program tersebut juga membantu petani mempertahankan produktivitas lahan ketika pasokan air dari hujan berkurang.
Selain mendukung lahan pertanian, pembangunan sumur air tanah diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan sumber air. Dengan pasokan air yang lebih terjamin, petani memiliki peluang untuk meningkatkan frekuensi tanam dalam setahun.
Kementerian PU menyatakan pengembangan jaringan irigasi air tanah akan terus dilakukan sesuai kebutuhan daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....