Pemprov Lampung Gandeng Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Perlindungan Perempuan & Anak
- 13 Mei 2026 16:38 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menyambut baik kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Nasyiatul Aisyiyah dalam mendukung program pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak di Provinsi Lampung.
Hal itu disampaikan Jihan saat menerima kunjungan kerja Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Provinsi Lampung di ruang kerja Wakil Gubernur, Bandarlampung, Rabu 13 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Jihan mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan Nasyiatul Aisyiyah karena dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
“Kami sangat mengapresiasi program-program yang selama ini telah dilakukan Nasyiatul Aisyiyah. Kehadirannya nyata di tengah masyarakat, terutama dalam mendampingi perempuan dan anak,” ujar Jihan.
Menurutnya, organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menjangkau berbagai persoalan sosial hingga ke tingkat akar rumput.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program pembangunan sosial kemasyarakatan sehingga membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat.
“Kami bangga ada organisasi perempuan yang konsisten bergerak dan hadir di tengah masyarakat. Pemerintah tentu memiliki keterbatasan, sehingga kami membutuhkan tangan-tangan kolaboratif untuk menjangkau sudut-sudut masyarakat yang belum sepenuhnya tersentuh,” katanya.
Jihan juga membuka peluang keterlibatan Nasyiatul Aisyiyah dalam berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, terutama yang berkaitan dengan isu perempuan dan anak sesuai visi dan misi daerah.
Ia menilai sinergi tersebut penting untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait berbagai persoalan sosial seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), pernikahan dini, hingga angka putus sekolah.
“Isu-isu seperti TPPO, pernikahan dini, dan putus sekolah membutuhkan perhatian bersama. Kami berharap Nasyiatul Aisyiyah dapat membantu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar anak-anak tetap melanjutkan pendidikan dan tidak menikah sebelum siap secara usia maupun mental,” ungkapnya.
Selain itu, Jihan juga mendorong kolaborasi di bidang kesehatan melalui edukasi kesiapan pernikahan dan kesehatan reproduksi sebagai upaya mencegah pernikahan usia dini.
Menurutnya, pemahaman yang baik sejak awal penting untuk menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas.
Ia turut menyoroti pentingnya penguatan perlindungan anak melalui program Gerakan Anak Berani Bilang Tidak (Gebrak).
“Kami ingin anak-anak di Lampung tumbuh dengan aman, berani melindungi diri, serta memiliki masa depan yang baik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Jihan juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah Tahun 2026 yang akan digelar di Surakarta, Jawa Tengah, pada 6–8 Agustus 2026.
Ia berharap agenda nasional tersebut dapat semakin memperkuat kontribusi Nasyiatul Aisyiyah dalam pembangunan perempuan dan generasi muda di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....