Setelah 80 Tahun, Warga Dusun Untemungkur Tapteng Akhirnya Nikmati Listrik PLN

  • 13 Mei 2026 16:28 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah: Penantian panjang masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, untuk menikmati listrik akhirnya terwujud. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), aliran listrik PLN resmi menyala di wilayah tersebut setelah puluhan tahun warga hidup tanpa akses listrik memadai.

Peresmian penyalaan listrik dilakukan langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, bersama Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga, Bachtiar, Kamis 7 Mei 2026.

Penyalaan listrik itu menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Dusun Untemungkur yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses infrastruktur, termasuk kelistrikan.

Selama bertahun-tahun, akses menuju dusun tersebut hanya dapat ditempuh menggunakan perahu. Kondisi itu menjadi tantangan utama dalam pembangunan jaringan listrik dan infrastruktur dasar lainnya.

Namun, terbukanya akses jalan menuju Dusun Untemungkur dalam beberapa bulan terakhir mempercepat mobilisasi material dan petugas PLN untuk membangun jaringan listrik hingga ke wilayah terpencil tersebut.

Sebelum jaringan listrik permanen tersedia, PLN lebih dulu memberikan bantuan layanan listrik berbasis energi surya melalui program SuperSUN sebagai solusi penerangan dasar bagi masyarakat.

Bagi warga, hadirnya listrik bukan sekadar penerangan, melainkan harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup, mendukung pendidikan anak-anak, serta membuka peluang ekonomi desa.

Suasana haru pun menyelimuti warga saat lampu mulai menyala di rumah-rumah mereka.

“Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik. Baru kali ini Bupati Tapanuli Tengah datang langsung melihat kondisi kami di pelosok,” ujar tokoh masyarakat setempat, Saroha Hutagalung.

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan PLN UP3 Sibolga atas dukungan dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat Dusun Untemungkur.

“Ini menjadi awal baru bagi masyarakat Untemungkur. Semoga listrik ini menjadi cahaya menuju kehidupan yang lebih baik, mendukung pendidikan anak-anak, dan menggerakkan ekonomi desa,” kata Masinton.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menjelaskan pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut merupakan bagian dari Program Pemerintah Pusat melalui Anggaran Belanja Tambahan Tahun 2025.

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 14,14 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 11 kms, serta lima unit gardu distribusi dengan total kapasitas 300 kilovolt ampere (kVA).

Menurut Bachtiar, keberhasilan penyalaan listrik di Dusun Untemungkur tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh insan PLN yang bekerja di lapangan.

“PLN berkomitmen menghadirkan energi listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Penyalaan listrik di Dusun Untemungkur ini bukan hanya keberhasilan pembangunan infrastruktur, tetapi juga wujud nyata kehadiran negara bersama PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bachtiar, dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu 13 Mei 2026.

Program Lisdes menjadi salah satu strategi pemerintah bersama PLN dalam mempercepat pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah terpencil dan belum terjangkau layanan kelistrikan optimal.

Kini, kehadiran listrik di Dusun Untemungkur membuka babak baru bagi masyarakat setempat. Anak-anak dapat belajar lebih nyaman pada malam hari, aktivitas keluarga menjadi lebih produktif, dan masyarakat mulai menatap masa depan dengan optimisme baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....