Dinkes Lampung Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus

  • 13 Mei 2026 13:56 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di wilayah Lampung. Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap penyebaran virus yang ditularkan melalui hewan pengerat tersebut.

Kasie Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Noviani, mengatakan hantavirus merupakan virus yang disebabkan orthohantavirus. Virus tersebut diketahui sudah ditemukan di Indonesia dengan tipe HFRS atau Hantavirus Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome.

Noviani menjelaskan tipe HPS atau Hantavirus Pulmonary Syndrome sampai saat ini belum ditemukan di Indonesia. Ia menyebut kasus yang sempat ditemukan di kapal pesiar beberapa waktu lalu merupakan tipe HPS dan berbeda dari kasus sebelumnya di Indonesia.

“Kasus hantavirus yang ditemukan di Indonesia merupakan tipe HFRS, sedangkan tipe HPS hingga kini belum ditemukan di Indonesia,” ujar Noviani, Rabu, 13 Mei 2026.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi penyebaran hantavirus. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan sejak dini di tengah meningkatnya kewaspadaan masyarakat.

Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area yang berpotensi menjadi sarang tikus dan hewan pengerat lainnya. Upaya itu dinilai penting untuk memutus risiko penularan penyakit.

“Penularan hantavirus dapat terjadi melalui paparan kotoran, urine, maupun air liur hewan pengerat yang terinfeksi,” ucapnya melanjutkan.

Dinas Kesehatan mengimbau warga rutin membersihkan rumah dan menutup akses masuk tikus ke lingkungan tempat tinggal. Warga yang mengalami gejala seperti demam atau gangguan pernapasan diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Melalui peningkatan kewaspadaan dan penerapan pola hidup bersih, penyebaran hantavirus diharapkan dapat dicegah sejak dini. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga mengajak masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan demi melindungi kesehatan bersama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....