Hendry Munief Sebut Transformasi Ekonomi Lampung Bisa Jadi Contoh Nasional

  • 23 Apr 2026 21:29 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menilai Provinsi Lampung tengah mengalami transformasi signifikan dari sekadar gerbang Pulau Sumatera menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru atau economic hub.

Hal tersebut disampaikan Hendry Munief saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI bersama sejumlah kementerian mitra, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait di Bandarlampung, Kamis 23 April 2026.

“Hari ini kita melihat Lampung tidak lagi hanya sebagai pintu masuk Sumatera, tetapi mulai bertransformasi menjadi epicentrum ekonomi, termasuk menuju pengembangan green industry,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi tersebut terlihat dari mulai dijalankannya berbagai program strategis, seperti hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah. Ia menilai langkah ini penting agar potensi sumber daya alam tidak hanya dijual dalam bentuk mentah.

“Kita melihat bagaimana program hilirisasi mulai berjalan. Ini penting agar hasil daerah tidak langsung dikirim begitu saja, tetapi memiliki nilai tambah,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII DPR RI juga berdiskusi dengan mitra kementerian, antara lain Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta sektor UMKM untuk mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan di Lampung.

Hendry menilai sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan DPR RI menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan, khususnya di sektor industri dan ekonomi kreatif.

Lebih lanjut, ia menyebut keberhasilan transformasi Lampung dapat menjadi contoh bagi daerah lain, termasuk Provinsi Riau yang merupakan daerah pemilihannya.

“Saya melihat Lampung bisa menjadi contoh bagaimana transformasi ekonomi dilakukan. Ini penting untuk kita dorong juga di Riau,” katanya.

Ia berencana mendorong agenda kunjungan kerja serupa ke Riau guna melihat langsung potensi kawasan industri yang ada, seperti kawasan industri Tenayan di Pekanbaru, Tanjung Buton di Siak, serta kawasan industri di Dumai dan Bengkalis.

Menurutnya, potensi kawasan industri di Riau cukup besar dan perlu didorong melalui koordinasi dengan Kementerian Perindustrian agar pengembangannya lebih optimal.

“Potensi ini harus kita komunikasikan dengan kementerian agar bisa dikembangkan maksimal dan memberikan dampak ekonomi yang luas,” ujarnya.

Hendry berharap, melalui kunjungan kerja dan koordinasi lintas sektor, upaya transformasi ekonomi berbasis hilirisasi dan industri hijau dapat terus diperkuat, baik di Lampung maupun daerah lainnya di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....