Pasar Pasir Gintung Mulai Ramai, Harga Sayur Melejit

  • 31 Mar 2026 18:23 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Memasuki periode pasca-Lebaran, aktivitas di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandar Lampung mulai menunjukkan tanda-tanda normal. Meski demikian, berdasarkan pantauan di Pasar Pasir Gintung, kondisi transaksi jual-beli terpantau masih relatif sepi meskipun lapak para pedagang sudah mulai terisi penuh. Selasa (31/3/2026).

Telihat Pedagang mulai berjualan, pembeli masih minim , Wardiman, salah seorang pedagang sayuran di Pasar Pasir Gintung, mengungkapkan bahwa meski suasana pasar belum sepenuhnya pulih seperti hari biasa, tren kunjungan mulai meningkat dibandingkan dua hari sebelumnya. "Suasana pasar belum terlalu ramai pembeli, tapi kalau dibanding dua hari ke belakang, hari ini sudah mulai ada peningkatan," ujar Wardiman saat ditemui di lapaknya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini harga komoditas sayuran masih bertahan di angka yang cukup tinggi dibandingkan harga normal sebelum Idulfitri.

Di sisi lain, para konsumen mulai mengeluhkan fluktuasi harga yang tidak seragam antar pedagang. Santi, salah seorang pembeli, menyebutkan bahwa harga sayur sawi hijau saat ini dipatok bervariasi antara Rp4.000 hingga Rp5.000 per ikat.

Lonjakan ini cukup signifikan mengingat dalam kondisi normal, harga sawi hijau hanya berkisar: Rp2.500 – Rp3.000 per ikat. Atau promo paket Rp10.000 untuk 3 ikat.

Kenaikan Rata-rata sayuran hijau tidak hanya sawi, kenaikan harga juga merembet ke komoditas sayuran hijau lainnya. Rata-rata harga daun singkong dan bayam mengalami kenaikan sebesar Rp1.000 hingga Rp1.500 per ikat dari harga biasanya.

Kondisi pasar yang belum stabil ini diperkirakan akan berlangsung hingga pasokan dari tingkat petani kembali lancar dan siklus distribusi logistik pasca-mudik benar-benar pulih total.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....