Kalah Bersaing dengan Penjual Online, Pedagang Pakaian Mengeluh
- 06 Jul 2026 15:10 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pedagang pakaian di Pasar Tugu, Jalan Hayam Muruk, Tanjung Karang, Bandarlampung mengeluh menurunnya jumlah pembeli dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut dipengaruhi perubahan kebiasaan masyarakat yang kini lebih memilih belanja secara online dibandingkan belanja ke pasar tradisional.
Salah seorang pedagang pakaian, Nur, mengatakan kondisi pasar pada hari-hari biasa kini jauh lebih sepi dibandingkan beberapa tahun lalu. Keramaian biasanya baru terlihat ketika mendekati hari raya Idulfitri sehingga penjualan sedikit lebih meningkat.
“Sekarang banyak masyarakat lebih memilih belanja online daripada datang langsung ke pasar,” kata Nur, Senin 6 Juli 2026.
Saban hari perempuan yang telah berjualan di Pasar Tugu selama 27 tahun ini menjual berbagai jenis pakaian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Nur mengaku, perubahan pola belanja masyarakat sangat mempengaruhi pendapatannya. Akibatnya, penjualan pakaian terus mengalami penurunan karna jumlah pembeli semakin berkurang.
Meski demikian, Nur tetap bertahan berjualan seperti biasa setiap hari. Ia memilih menunggu pembeli datang karena percaya rezeki setiap orang telah diatur oleh Allah.
“Saya hanya bisa tetap berdagang seperti biasa dan menunggu pembeli datang. Saya percaya rezeki sudah diatur Allah” ujarnya.
Menurutnya, pasar tradisional masih memiliki keunggulan dibandingkan belanja online karena pembeli dapat melihat langsung kualitas barang. Selain itu, pembeli juga masih bisa menawar harga hingga mencapai kesepakatan dengan pedangang. Nur berharap Pasar Tugu kembali ramai dikunjungi masyarakat meskipun tidak seramai dahulu. Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung akan membantu pedagang kecil mempertahankan usahanya di tengah persaingan belanja online.
“Saya berharap Pasar Tugu bisa ramai lagi. Walaupun tidak seperti dulu, setidaknya setengah dari pengunjung dahulu bisa kembali,” kata Nur. (mia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....