Harga Sayuran di Pasar Tradisional Bandarlampung Relatif Stabil

  • 06 Jul 2026 15:17 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Harga berbagai komoditas sayuran di Pasar Tugu, Kota Bandarlampung, hingga saat ini masih terpantau stabil. Meskipun demikian, pedagang mengungkapkan harga sewaktu-waktu dapat mengalami kenaikan apabila pasokan barang berkurang, terutama saat musim hujan.

Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Tugu, Andi (40), mengatakan dirinya telah berdagang selama kurang lebih 15 tahun bersama sang istri. Berbagai jenis sayuran dan kebutuhan dapur dijual di lapaknya, di antaranya cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih,tomat, kentang, wo rtel, kubis, sawi, daun bawang, seledri, jahe, kencur, serta berbagai sayuran lainnya.

Menurut Andi, kondisi harga sayuran pada tahun ini relatif normal dibandingkan tahun sebelumnya. Perbedaan harga biasanya hanya terjadi ketika stok barang di pasaran mulai berkurang.

“Alhamdulillah tahun ini harga masih normal. Kalau barang kosong atau pasokan sedikit, baru harga naik,” ujar Andi saat ditemui di Pasar Tugu, Senin 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan, kenaikan harga umumnya terjadi sekitar satu kali dalam setahun, terutama ketika musim hujan tiba. Curah hujan yang tinggi dapat memengaruhi hasil panen petani sehingga pasokan sayuran ke pasar menjadi berkurang. Kondisi tersebut menyebabkan harga beberapa komoditas mengalami kenaikan.

Untuk memenuhi kebutuhan dagangannya, Andi membeli langsung berbagai komoditas dari Pasar Gintung. Ia mengambil sendiri barang dagangnya setiap hari agar kualitas sayuran tetap terjaga dan stok di lapaknya selalu tersedia. Meski harga saat ini masih stabil, Andi mengakui jumlah pembeli cukup ramai. Hampir setiap hari selalu ada masyarakat yang dating membeli kebutuhan dapur di lapaknya. Namun, ketika harga mengalami kenaikan, jumlah pembeli biasanya menurun. Tidak sedikit pelanggan yang mengeluhkan kenaikan harga, bahkan tetap mencoba menawar meskipun harga jual telah menyesuaikan dengan harga dari pemasok.

“Kebanyakan pembeli komplain kalau harga naik. Ada juga yang tetap menawar, padahal kami mengikuti harga dari pemasok,” kata Andi.

Andi berharap ke depan pasokan sayuran tetap tersedia sehingga harga tetap stabil dan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Ia juga berharap kualitas barang yang dijual selalu baik, usahanya semakin maju, serta jumlah pelanggan terus bertambah setiap harinya.

“Semoga barang selalu ada, kualitasnya bagus, usaha semakin maju, dan pembeli semakin banyak setiap harinya,” ucap Andi.

Stabilnya harga sayuran di Pasar Tugu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pedagang maupun masyarakat. Ketersediaan pasokan yang lancar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. (Salsabila)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....