Antisipasi Dampak Perang, Pemprov Lampung Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah
- 25 Mar 2026 16:28 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Gejolak global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, mulai menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Melalui rapat strategis yang digelar Rabu 25 Maret 2026, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama sejumlah organisasi perangkat daerah merumuskan langkah antisipatif dalam menghadapi potensi dampak tersebut.
Marindo menilai, konflik internasional tidak hanya berdampak pada negara yang terlibat langsung, tetapi juga dapat memengaruhi rantai ekonomi hingga ke tingkat daerah, termasuk fluktuasi harga dan tekanan terhadap daya beli masyarakat.
Karena itu, ia mendorong Bappeda dan BPKAD untuk menyusun kebijakan yang adaptif, berbasis data, serta mampu merespons perubahan secara cepat.
“Kita tidak bisa menghindari dampak global, tetapi kita bisa memitigasinya dengan perencanaan yang matang dan kebijakan yang tepat,” kata Marindo.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara langkah antisipatif dan keberlanjutan pembangunan. Program-program unggulan seperti hilirisasi, penguatan sektor pertanian, Desaku Maju, serta pembangunan infrastruktur tetap menjadi tulang punggung pembangunan daerah.
Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan global yang dinamis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....