Pemprov Lampung Perketat Distribusi Pangan Jelang Ramadan
- 09 Feb 2026 15:52 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Provinsi Lampung memperketat pengawasan harga dan stok bahan pokok menjelang Ramadan hingga Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tengah potensi gangguan distribusi akibat cuaca.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Zimmi Skil, mengatakan sejumlah komoditas rawan mengalami gejolak harga saat permintaan meningkat. Komoditas tersebut di antaranya telur, daging ayam, daging sapi, serta cabai.
Ia menyebut, cabai menjadi salah satu komoditas yang harganya fluktuatif karena dipengaruhi kondisi cuaca dan masa panen. Zimmi berharap curah hujan yang mulai menurun dapat mendukung panen serentak sehingga pasokan tetap aman.
Selain pasokan, Pemprov Lampung juga menaruh perhatian pada kelancaran distribusi bahan pokok. Menurutnya, distribusi menjadi faktor penting karena keterlambatan pengiriman dapat memicu kekosongan stok di pasar.
“Kalau distribusi terhambat, bisa terjadi kekosongan di pasar dan itu memicu pedagang menaikkan harga,” ujar Zimmi Skil, Senin 9 Februari 2026.
Ia mencontohkan bawang merah yang sebagian besar dipasok dari luar daerah seperti Brebes sehingga pengiriman dapat terdampak cuaca ekstrem. Ketika gelombang tinggi terjadi di Selat Sunda, pemerintah meminta angkutan bahan pokok diprioritaskan dalam penyeberangan agar pasokan tidak terlambat.
Zimmi menambahkan, pengawasan pasar juga dilakukan secara masif bersama tim terkait untuk mencegah permainan harga. Pemprov Lampung berharap stabilitas stok dan harga dapat terjaga hingga Idulfitri sehingga masyarakat tetap tenang berbelanja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....