Lampung Matangkan Kelas Migran Vokasi, Siapkan Lulusan Tembus Pasar Kerja Global
- 21 Jul 2026 20:27 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Pemerintah Provinsi Lampung terus mematangkan pelaksanaan Program Kelas Migran Vokasi Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai upaya mencetak lulusan SMA/SMK yang siap bersaing di pasar kerja internasional.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Persiapan Program Kelas Migran Vokasi yang dipimpin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Selasa 21 Juli 2026.
Rapat dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, serta jajaran Disdikbud Provinsi Lampung.
Program Kelas Migran Vokasi difokuskan pada pembekalan kemampuan bahasa asing, khususnya bahasa Jepang dan Korea, serta keterampilan kerja guna mempersiapkan lulusan memasuki pasar kerja internasional secara legal, profesional, dan berkelanjutan.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan program tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi generasi muda.
Menurutnya, program ini juga mendukung tiga misi pembangunan daerah, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kualitas SDM, serta mewujudkan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan.
"Melalui program tersebut, lulusan SMA/SMK diharapkan memiliki kompetensi bahasa asing, etos kerja, dan pengalaman internasional yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas SDM daerah," ujar Mirza.
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat menjalankan program secara serius agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Sekolah dan tenaga pendidik juga diminta melakukan seleksi terhadap siswa yang benar-benar memiliki motivasi untuk bekerja di luar negeri.
Selain itu, kualitas pembelajaran bahasa asing harus terus ditingkatkan agar peserta memiliki kesiapan yang memadai sebelum memasuki dunia kerja internasional.
Mirza menegaskan pemerintah akan memastikan seluruh siswa yang memiliki potensi dapat mengikuti program tanpa terkendala kemampuan finansial pada tahap awal.
Untuk menjamin keberhasilan program, Pemprov Lampung akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala bersama organisasi perangkat daerah terkait. Sinergi dengan Dinas Tenaga Kerja, lembaga keuangan daerah, serta kementerian terkait juga akan diperkuat guna mendukung transisi peserta dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.
"Tugas pemerintah adalah hadir menyediakan kesempatan. Dengan komitmen dan kerja keras bersama, Lampung dapat menjadi pelopor nasional dalam melahirkan SDM migran berkualitas tinggi, mandiri, dan siap membangun daerah di masa depan," tegasnya.
Program Kelas Migran Vokasi diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan daya saing lulusan, tetapi juga menjadi solusi untuk menekan angka pengangguran terbuka sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....