Pemprov Lampung Perkuat Strategi Perlindungan Perempuan dan Anak
- 28 Jan 2026 13:49 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kondisi perlindungan perempuan dan anak di Lampung sepanjang 2025 menunjukkan dua sisi perkembangan. Kesadaran masyarakat untuk melapor meningkat, sementara angka kekerasan rumah tangga dan seksual masih tinggi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Hanita Farial menyampaikan peningkatan laporan pengaduan dinilai sebagai sinyal kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah yang semakin terbuka. Di sisi lain, keterbatasan sumber daya manusia pada sejumlah layanan daerah masih menjadi pekerjaan rumah.
“Kesadaran masyarakat untuk melapor meningkat dan akses layanan makin terbuka, namun data 2025 masih menunjukkan tingginya kekerasan dalam rumah tangga serta kekerasan seksual,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, Hanita Farial, Rabu, 28 Januari 2026.
Tantangan tersebut mendorong pemerintah daerah menyusun strategi perlindungan yang lebih terintegrasi pada 2026. Fokus diarahkan pada pencegahan kekerasan melalui edukasi dan sosialisasi bersama berbagai organisasi perangkat daerah.
“Strategi 2026 difokuskan pada penguatan pencegahan, ketahanan keluarga, peningkatan kualitas layanan korban, penguatan sistem data pelaporan, serta kolaborasi lintas sektor,” ucap Hanita Farial.
Program ini mencakup pusat pembelajaran keluarga sebagai ruang edukasi dan konsultasi bagi masyarakat. Optimalisasi layanan pengaduan hingga pendampingan korban turut diperkuat agar setiap kasus tertangani secara cepat dan tepat.
Penguatan layanan korban dilakukan melalui peningkatan pendampingan, rehabilitasi sosial, layanan kesehatan, dan bantuan hukum. Sistem data pelaporan harian terus dimanfaatkan untuk memastikan setiap kasus ditindaklanjuti sampai tuntas.
Kolaborasi lintas sektor dan pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perlindungan perempuan dan anak di Lampung. Pemerintah berharap langkah ini menciptakan perlindungan yang responsif, berkelanjutan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....