Pemprov Lampung Dampingi Korban Perundungan di Lampung Timur
- 21 Jul 2026 15:55 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan pendampingan terhadap siswi sekolah dasar yang menjadi korban perundungan di Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kondisi korban mendapat penanganan secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan maupun psikologis.
Kasus tersebut mengakibatkan korban mengalami trauma psikis dan luka fisik. Saat ini, proses penanganan masih berlangsung dengan melibatkan pemerintah daerah serta instansi terkait.
Selain memberikan pendampingan kepada korban, pemerintah juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan layanan psikologis. Pembinaan turut diberikan kepada keluarga siswi yang terlibat dalam peristiwa tersebut sebagai bagian dari upaya mencegah kejadian serupa.
Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak. Langkah pencegahan terus diperkuat melalui edukasi di sekolah serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung Hanita Fahrial mengatakan penanganan terhadap korban dilakukan sejak awal kejadian melalui layanan perlindungan perempuan dan anak. Pendampingan diberikan secara cepat agar korban memperoleh haknya untuk pulih.
"Kami selalu mengedukasi masyarakat untuk berani melapor apabila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pendampingan yang dilakukan oleh UPTD PPA provinsi maupun kabupaten diberikan sejak awal penanganan dan seluruh layanannya gratis," kata Hanita, Selasa 21 Juli 2026.
Hanita menambahkan masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui UPTD PPA maupun aparat kepolisian apabila mengetahui adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Laporan yang cepat akan memudahkan petugas memberikan perlindungan dan pendampingan kepada korban.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan dalam mencegah perundungan dan berbagai bentuk kekerasan terhadap anak. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....