Peran Ruang Terbuka Hijau Dalam Mencegah Bencana
- 26 Jan 2026 12:21 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) diakui sebagai salah satu strategi utama dalam pencegahan dan mitigasi bencana, khususnya banjir dan tanah longsor.
Hal ini disampaikan oleh dosen Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu dari Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Hakim Sedo, dalam wawancara bersama RRI, terkait peran RTH sebagai bagian dari sistem kebencanaan yang efektif, Senin, 26 Januari 2026.
Menurut Hakim Sedo, RTH berperan penting dalam meningkatkan daya resap air hujan, sehingga dapat mengurangi limpasan permukaan yang sering menjadi penyebab banjir di kawasan perkotaan.
Dengan vegetasi dan tanah yang mampu menyerap air secara optimal, tekanan pada sistem drainase buatan pun berkurang dan risiko genangan dapat ditekan. Konsep ini ternyata sejalan dengan pendekatan sponge city, di mana kota didesain seperti spons yang mampu menyimpan air saat hujan dan melepaskannya secara bertahap.
| Baca juga: Lampung Targetkan Waste to Energy pada 2029 |
“RTH itu ibarat buffer alami bagi lingkungan. Ketika hujan turun, area hijau membantu menahan dan menyerap air, sehingga volume air yang langsung mengalir ke saluran pembuangan atau sungai berkurang drastis,” kata dia.
Hakim Sedo menjelaskan, peran vegetasi di kawasan RTH juga membantu menurunkan suhu udara di tengah tren perubahan iklim yang memicu gelombang panas.
Hal ini berdampak positif pada kenyamanan masyarakat sekaligus mengurangi tekanan terhadap sistem energi kota, seperti kebutuhan pendingin udara yang tinggi.
Dia menekankan, pentingnya perencanaan terpadu dalam pengembangan ruang kota, sehingga RTH bukan hanya menjadi elemen estetika, tetapi juga bagian dari sistem mitigasi bencana yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....