Terapkan Mesin Pengering Tingkatkan Kualitas Kopra Putih

  • 27 Des 2025 10:41 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Lampung Timur: Tim dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) merancang dan menerapkan indirect bed dryer, mesin pengering dengan sistem pemanasan tidak langsung, untuk meningkatkan kualitas produksi kopra di Desa Mekar Karya, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur.

Selama ini, proses pengeringan kopra di wilayah tersebut masih banyak menggunakan metode pengasapan langsung. Cara ini menyebabkan kopra berwarna gelap dan berbau asap, sehingga mutu minyak cepat menurun, daya simpan rendah, dan nilai jual kalah bersaing dibandingkan kopra putih.

Melalui penerapan indirect bed dryer, kopra yang dihasilkan berwarna putih, bebas bau asap, lebih higienis, serta memiliki kadar air yang stabil dan mutu seragam. Sistem ini bekerja dengan memisahkan sumber panas dari produk, di mana udara panas dihasilkan pada ruang terpisah kemudian dialirkan secara merata ke daging kelapa tanpa kontak langsung dengan asap.

“Karena proses pengeringan tidak bersentuhan langsung dengan asap dan hanya memanfaatkan panas, kopra yang dihasilkan berwarna putih, lebih higienis, nilai gizi lebih terjaga, serta lebih bebas jamur,” ujar Ketua Tim Pengabdian, Dr. M. Fatikul Arif, dilansir dari Itera, Sabtu (26/12/2025).

Menariknya, mesin pengering ini juga memanfaatkan biomassa lokal seperti tempurung dan sabut kelapa sebagai bahan bakar. Pemanfaatan limbah tersebut mampu menekan biaya operasional sekaligus mendorong praktik ramah lingkungan dan ekonomi sirkular di tingkat desa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2025. Program ini diketuai oleh Dr. M. Fatikul Arif dengan melibatkan dosen Abdul Muhyi, M.T., Teny Sylvia, M.Sc., serta mahasiswa Itera.

Selain penerapan teknologi, masyarakat juga mendapatkan pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin agar kualitas kopra tetap konsisten. Program ini turut dilengkapi pelatihan pengelolaan keuangan dasar UMKM sebagai upaya mendukung keberlanjutan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....