Gubernur Lampung Sambut Investasi SUS Environment dalam Pengolahan Sampah

  • 24 Mar 2025 19:53 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan pimpinan SUS Environment Co., Ltd, perusahaan global yang bergerak di bidang teknologi pengolahan sampah menjadi energi ramah lingkungan. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Gubernur, Komplek Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (24/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mirza menyambut baik kerja sama ini sebagai solusi inovatif dalam menangani permasalahan sampah di Lampung, terutama di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjungsari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dan TPA Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandarlampung.

"Ini menjadi langkah konkret dalam mengatasi tantangan sampah yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi lingkungan sekaligus mendukung kebutuhan energi yang ramah lingkungan," ujar Mirza.

SUS Environment merupakan perusahaan penyedia peralatan dan teknologi insinerasi sampah terbesar di dunia. Perusahaan ini juga termasuk dalam tiga investor dan operator proyek waste-to-energy terbesar secara global, yang fokus pada kawasan industri rendah karbon dan ramah lingkungan.

Deputy Chief Representative Office SUS Environment, Nagwa Kamal, menyatakan bahwa teknologi yang mereka tawarkan tidak hanya akan mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga menghasilkan energi seperti listrik yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa permasalahan sampah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung upaya ini guna menyelesaikan permasalahan sampah yang semakin mendesak.

"Pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian dalam menemukan solusi jangka panjang terhadap permasalahan pengelolaan sampah ini," kata Mirza.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....