RS Alamsyah Ratu Perwiranegara Ditargetkan Jadi Rujukan Kesehatan di Sumbagsel
- 13 Agt 2026 05:50 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pesawaran: Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara berkembang menjadi rumah sakit unggul dan profesional yang mampu menjadi salah satu pusat rujukan pelayanan kesehatan di Sumatera Bagian Selatan.
Target tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat meresmikan perubahan nama Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung menjadi Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu 12 Agustus 2026.
Gubernur Mirza mengatakan pengembangan rumah sakit tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia, kualitas pelayanan, sarana dan prasarana, serta pemanfaatan teknologi kesehatan menjadi faktor penting untuk mencapai target tersebut.
“Target kita jelas, kita ingin Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara berkembang menjadi rumah sakit yang unggul, yang profesional, dan mampu menjadi salah satu rujukan pelayanan kesehatan di Sumatera Bagian Selatan,” ujar Mirza.
Ia menegaskan keberadaan peralatan kesehatan modern harus diimbangi dengan tenaga kesehatan yang kompeten agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita bukan hanya menghadirkan peralatan modern, tapi juga manusia-manusianya yang kompeten, pelayan yang baik, sarana dan prasarana yang memadai, serta pemanfaatan teknologi kesehatan yang terus berkembang,” katanya.
Menurut Mirza, perubahan nama rumah sakit menjadi Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara juga membawa tanggung jawab untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan tokoh yang diabadikan.
“Nama Alamsyah Ratu Perwiranegara tidak hanya terlihat di depan gedung, tapi juga terasa dalam pelayanan yang diberikan,” ujarnya.
Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit menjadikan integritas, disiplin, loyalitas, dan pengabdian sebagai bagian dari budaya kerja.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung drg. Hellen Veranica mengatakan rumah sakit saat ini memiliki kapasitas 162 tempat tidur dan berstatus rumah sakit khusus tipe B. Rumah sakit tersebut berdiri di atas lahan sekitar enam hektare dan didukung 325 pegawai.
Dari jumlah tersebut, terdapat 15 dokter spesialis dan subspesialis, tujuh psikiater, dokter spesialis saraf, penyakit dalam, radiologi, anak, patologi klinik, anestesi dan terapi intensif, 12 dokter umum, dua dokter gigi, serta lima psikolog.
Rumah sakit juga memiliki layanan subspesialis kedokteran jiwa konsultan anak dan remaja serta subspesialis kedokteran jiwa geriatri. Sejumlah peralatan kesehatan khusus turut tersedia, di antaranya Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) dan quantitative Electroencephalography (qEEG).
Hellen mengatakan pengembangan layanan ke depan diarahkan pada perluasan akses dan cakupan pelayanan, peningkatan kualitas SDM, penguatan layanan unggulan kesehatan jiwa, serta sistem rujukan dan jejaring pelayanan.
Transformasi digital juga menjadi bagian dari pengembangan rumah sakit. Sejumlah inovasi telah dikembangkan, seperti Hello Care, Curhat Yuk, Lentera Nabza, Sobat Jiwa, Rojana, dan Genzi.
Dari aspek tata kelola, rumah sakit tersebut meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 2025. Kinerja pengelolaan BLUD juga menunjukkan peningkatan dengan pendapatan yang telah mencapai sekitar Rp26 miliar.
Hellen mengatakan capaian tersebut menjadi modal untuk memperkuat pelayanan yang transparan, akuntabel, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dukungan terhadap pengembangan rumah sakit juga disampaikan keluarga besar Alamsyah Ratu Perwiranegara. Putra tertua Alamsyah, H. Yusuf Heri Utama Alamsyah, berharap nama yang disandang rumah sakit tersebut dapat diwujudkan melalui pelayanan kesehatan yang prima dan humanis.
“Bagi kami dan kita semua, almarhum adalah sosok teladan yang selalu berpegang agar hidup bermanfaat bagi kita semua. Penamaan RSUD ini sangat sejalan dengan napas perjuangan beliau untuk melayani, menyejahterakan masyarakat,” ujar Yusuf.
Ia berharap rumah sakit tersebut dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan yang prima, humanis, dan berdedikasi tinggi.
Dengan penguatan SDM, sarana dan prasarana, teknologi, tata kelola, serta layanan kesehatan jiwa yang terintegrasi, Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lampung sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu rujukan kesehatan di Sumatera Bagian Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....