Batasi Konsumsi Gula dan Utamakan Rehidrasi saat Berbuka Puasa

  • 19 Feb 2026 14:44 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemulihan kadar cairan tubuh menjadi hal utama yang harus diperhatikan masyarakat saat memasuki waktu berbuka puasa. Proses rehidrasi yang benar akan membantu organ tubuh kembali berfungsi secara optimal setelah seharian beraktivitas.

Warga disarankan memulai momen berbuka dengan meminum air putih guna menggantikan cairan yang hilang. Langkah ini dinilai lebih sehat dibandingkan langsung mengonsumsi minuman yang mengandung kadar pemanis tinggi secara berlebihan.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Tutik Ernawati, mengingatkan agar masyarakat tetap bijak dalam mengontrol asupan gula harian. Konsumsi gula yang tidak terkendali berisiko menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang bagi metabolisme tubuh manusia.

“Boleh minum manis sedikit lalu minum air putih dan jangan konsumsi yang berkalori lagi, jangan minum empat gelas berkalori semua karena takutnya kelebihan asupan gula yang tidak boleh lebih dari 50 gram dalam sehari,” ujar dr. Tutik Ernawati, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menjelaskan bahwa meminum minuman berkalori secara beruntun dalam porsi besar dapat memberatkan kerja sistem pencernaan. Pengelolaaan porsi cairan yang masuk perlu diatur agar tubuh tidak mengalami lonjakan kadar gula darah secara mendadak.

Masyarakat diimbau tidak menghabiskan hingga empat gelas minuman manis dalam satu waktu saat berbuka. Pilihan takjil yang sehat dan alami seperti buah-buahan menjadi rekomendasi terbaik untuk melengkapi asupan nutrisi tubuh.

Kedisiplinan dalam mengatur pola minum serta asupan gula akan menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah. Kesadaran akan pentingnya kesehatan menjadi modal utama agar kondisi fisik tetap prima hingga akhir ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....