Cuaca Panas, Jangan Lupa Jaga Kondisi Tubuh
- 24 Agt 2026 14:54 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Cuaca panas dan kondisi udara yang lebih kering perlu diantisipasi masyarakat, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut musim kemarau masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada periode 21–27 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu menjaga kecukupan cairan dan mengurangi paparan langsung sinar matahari.
Paparan panas yang berlangsung cukup lama dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih banyak melalui keringat. Jika kebutuhan cairan tidak tercukupi, seseorang dapat mengalami dehidrasi yang ditandai antara lain dengan rasa haus, tubuh lemas, sakit kepala, atau pusing. Karena itu, Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tidak menunggu rasa haus muncul sebelum minum, terutama saat berada dalam kondisi panas.
Selain menjaga asupan cairan, masyarakat juga dianjurkan mengurangi paparan sinar matahari secara langsung. Penggunaan topi atau payung dapat membantu melindungi tubuh ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Kementerian Kesehatan juga menyarankan penggunaan tabir surya pada bagian kulit yang tidak tertutup pakaian sebagai salah satu upaya perlindungan dari paparan sinar matahari.
Waktu dan kondisi aktivitas juga perlu diperhatikan ketika cuaca terasa panas. Aktivitas fisik yang berat sebaiknya tidak dilakukan di bawah paparan matahari secara langsung. Masyarakat dapat memilih tempat yang lebih teduh atau melakukan aktivitas fisik di dalam ruangan. Penggunaan pakaian yang ringan dan longgar juga dapat membantu tubuh tetap lebih nyaman saat berada dalam kondisi panas.
Masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi tubuh selama beraktivitas. Jika mulai merasa tidak enak badan akibat panas, sebaiknya segera menghentikan aktivitas dan mencari tempat yang lebih sejuk. Kementerian Kesehatan mengingatkan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi panas dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala yang mengarah pada gangguan kesehatan akibat cuaca panas.
Menghadapi cuaca panas sebenarnya dapat dilakukan dengan langkah sederhana. Pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan, gunakan pelindung dari sinar matahari, pilih pakaian yang nyaman, dan perhatikan kondisi tubuh selama beraktivitas. Selain itu, masyarakat disarankan rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca terbaru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....