Temulawak, Herbal Nusantara Berpotensi Menjaga Kesehatan Hati dan Nafsu Makan

  • 21 Agt 2026 05:49 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) merupakan salah satu tanaman herbal asli Indonesia yang sejak lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan jamu. Selain dikenal karena cita rasa khasnya, temulawak juga memiliki sejumlah kandungan alami yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencantumkan temulawak sebagai salah satu bahan obat bahan alam yang memiliki klaim khasiat untuk membantu memelihara kesehatan fungsi hati dan membantu memperbaiki nafsu makan.

Temulawak mengandung senyawa kurkuminoid dan minyak atsiri. Balai POM Tasikmalaya dalam publikasinya pada Februari 2026 menyebut kandungan tersebut menjadi salah satu alasan temulawak banyak dimanfaatkan secara tradisional untuk membantu menjaga kebugaran serta mendukung kesehatan pencernaan.

Selain itu, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan juga mencantumkan rimpang temulawak sebagai tanaman obat yang memiliki khasiat sebagai hepatoprotektor atau membantu melindungi fungsi hati.

Sejumlah penelitian ilmiah juga mulai mengkaji potensi temulawak dan senyawa kurkumin terhadap kesehatan hati. Salah satu meta-analisis terhadap 31 uji klinis menemukan bahwa suplementasi kunyit atau kurkumin dapat menurunkan kadar enzim hati ALT dan AST. Namun, peneliti menegaskan kualitas bukti masih terbatas sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat klinisnya.

Temulawak juga telah lama digunakan secara tradisional untuk membantu meningkatkan nafsu makan. Klaim tersebut sejalan dengan ketentuan BPOM yang memasukkan manfaat membantu memperbaiki nafsu makan sebagai salah satu klaim khasiat temulawak.

Meski memiliki potensi manfaat, konsumsi temulawak sebaiknya tidak dipandang sebagai pengganti pengobatan medis. Bukti ilmiah mengenai manfaat berbagai produk berbahan temulawak atau kurkumin juga masih terus berkembang.

Bagi masyarakat yang ingin mengonsumsi temulawak sebagai jamu atau suplemen, penting memperhatikan dosis dan bentuk produknya serta memilih produk yang telah memiliki izin edar sesuai ketentuan.

Dengan kandungan alami dan sejarah panjang pemanfaatannya sebagai bahan jamu, temulawak tetap menjadi salah satu kekayaan tanaman obat Indonesia yang menarik untuk dikembangkan, sekaligus diteliti lebih lanjut manfaat dan keamanannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....