Doomscrolling: Kebiasaan Kecil yang Berdampak Besar

  • 30 Apr 2026 16:14 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Doomscrolling adalah kebiasaan terus-menerus menggulir layar untuk membaca berita atau konten negatif tanpa henti, meskipun sebenarnya membuat perasaan tidak nyaman. Aktivitas ini sering terjadi tanpa disadari, terutama saat kita sedang santai atau sebelum tidur.

Di era digital, informasi datang begitu cepat dan tidak ada habisnya. Platform seperti Twitter, TikTok, dan Instagram memudahkan kita untuk terus terhubung dengan berita terbaru. Sayangnya, banyak dari konten tersebut berisi hal-hal yang memicu emosi negatif seperti kecemasan, kemarahan, atau ketakutan.

Salah satu alasan kenapa doomscrolling sulit dihentikan adalah karena otak manusia secara alami tertarik pada informasi yang dianggap penting untuk bertahan hidup, termasuk hal-hal negatif. Ini membuat kita terus ingin tahu perkembangan terbaru, meskipun sebenarnya tidak memberikan manfaat langsung.

Selain itu, algoritma media sosial juga berperan besar. Ketika kita sering berinteraksi dengan konten tertentu, sistem akan menampilkan lebih banyak hal serupa. Akibatnya, kita terjebak dalam lingkaran konten yang semakin memperkuat emosi negatif.

Dampak dari doomscrolling tidak bisa dianggap sepele. Terlalu sering terpapar informasi negatif bisa meningkatkan stres, mengganggu kualitas tidur, dan membuat pikiran terasa penuh. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memengaruhi kesehatan mental secara keseluruhan.

Untuk mengurangi kebiasaan ini, langkah pertama adalah menyadari kapan kita mulai melakukannya. Membatasi waktu penggunaan media sosial bisa menjadi cara efektif untuk menghindari kebiasaan scrolling tanpa tujuan. Misalnya, menetapkan waktu tertentu untuk mengecek berita, bukan setiap saat.

Mengganti kebiasaan dengan aktivitas lain juga bisa membantu. Saat merasa ingin terus scrolling, coba alihkan dengan hal yang lebih menenangkan seperti membaca buku, mendengarkan musik, atau melakukan aktivitas ringan.

Selain itu, penting untuk lebih selektif terhadap konten yang dikonsumsi. Mengikuti akun yang memberikan informasi positif atau edukatif bisa membantu menyeimbangkan apa yang kita lihat setiap hari.

Pada akhirnya, doomscrolling adalah kebiasaan kecil yang dampaknya bisa besar jika dibiarkan. Dengan kesadaran dan kontrol yang lebih baik, kita bisa menggunakan teknologi secara lebih sehat dan tidak terjebak dalam arus informasi yang melelahkan.




google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....