Latihan Penguatan Otot Paha untuk Osteoarthritis Lutut

  • 15 Feb 2026 07:18 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif akibat kerusakan tulang rawan yang membuat tulang saling bergesekan. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri kronis, kaku sendi, keterbatasan gerak, bahkan penurunan kualitas hidup jika tidak ditangani dengan tepat.

Osteoarthritis terjadi karena proses penuaan, obesitas, riwayat cedera lutut, beban kerja berlebihan, hingga faktor genetik. Berat badan berlebih dan aktivitas dengan tekanan tinggi pada lutut mempercepat kerusakan tulang rawan.

Penderita osteoarthritis perlu melakukan latihan penguatan otot karena otot paha yang kuat dapat membantu menopang sendi lutut. Ketika otot quadriceps dan hamstring kuat, beban pada sendi berkurang sehingga nyeri bisa lebih terkontrol.

Menurut dr. Ibrahim Agung, Spesialis Rehabilitasi Medik Muskuloskeletal melalui postingan Instagramnya, osteoarthritis grade 3–4 tetap perlu melakukan latihan penguatan otot paha. Namun latihan harus dilakukan tanpa membebani lutut secara berlebihan agar tidak memperparah nyeri.

Latihan pertama adalah penguatan otot paha depan atau quadriceps menggunakan ankle weight di pergelangan kaki dalam posisi duduk. Luruskan kaki ke depan hingga otot paha terasa berkontraksi, tahan delapan hitungan lalu turunkan perlahan, ulangi 10 repetisi sebanyak tiga set.

"Gerakan kedua adalah latihan penguatan otot paha bagian dalam dengan meletakkan bola di antara kedua paha saat duduk. Jepit bola perlahan dan tahan delapan detik, lakukan 10 repetisi sebanyak tiga set.

Latihan ketiga adalah penguatan otot hamstring dengan posisi duduk dan ganjalan di bawah lutut. Tekan lutut ke bawah ganjalan sambil meluruskan kaki, tahan delapan detik lalu relaksasikan, ulangi 10 kali sebanyak tiga set.

Latihan rutin dan terkontrol membantu meningkatkan stabilitas sendi lutut serta mengurangi risiko kekakuan. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau fisioterapis agar latihan sesuai dengan kondisi dan tingkat keparahan osteoarthritis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....