Sesak Napas karena Asam Lambung atau Jantung

  • 26 Jan 2026 12:26 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung: Sesak napas sering membuat panik karena bisa menandakan gangguan kesehatan serius. Namun, tidak semua sesak napas berasal dari jantung. Asam lambung (GERD) juga kerap menimbulkan keluhan serupa. Agar tidak salah mengira, penting untuk mengenali perbedaan sesak napas akibat asam lambung dan sesak napas karena gangguan jantung.

1. Penyebab Utama

Sesak napas karena asam lambung terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan mengiritasi saluran napas. Kondisi ini sering berkaitan dengan GERD atau maag kronis.

Sementara itu, sesak napas karena jantung disebabkan oleh gangguan aliran darah, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, atau gangguan katup jantung, yang membuat jantung tidak mampu memompa darah secara optimal.

2. Waktu Munculnya Gejala

Sesak napas akibat asam lambung biasanya muncul setelah makan, saat berbaring, atau ketika posisi tubuh membungkuk. Gejalanya sering terasa pada malam hari.

Sedangkan sesak napas karena jantung dapat muncul saat beraktivitas ringan hingga berat, bahkan bisa terjadi saat istirahat jika kondisinya sudah parah.

3. Gejala Penyerta

Sesak napas karena asam lambung umumnya disertai:

  • Rasa panas di dada (heartburn)

  • Mulut terasa asam atau pahit

  • Perut kembung

  • Sering bersendawa

  • Nyeri ulu hati

Sesak napas karena jantung sering disertai:

  • Nyeri dada menjalar ke lengan kiri, rahang, atau punggung

  • Jantung berdebar tidak teratur

  • Keringat dingin

  • Kaki atau pergelangan kaki bengkak

  • Mudah lelah berlebihan

4. Posisi Tubuh Berpengaruh

Pada asam lambung, sesak napas biasanya membaik saat duduk tegak atau berdiri, dan memburuk ketika berbaring telentang.

Sebaliknya, pada gangguan jantung, perubahan posisi tubuh sering kali tidak banyak mengurangi sesak, bahkan penderita bisa membutuhkan beberapa bantal saat tidur agar lebih nyaman.

5. Respons terhadap Obat

Sesak napas akibat asam lambung cenderung membaik setelah minum obat maag atau antasida.

Sementara sesak napas karena jantung tidak akan membaik dengan obat lambung dan justru memerlukan penanganan medis khusus.

6. Tingkat Bahaya

Sesak napas karena asam lambung umumnya tidak mengancam nyawa secara langsung, meski tetap perlu ditangani agar tidak kronis.

Namun, sesak napas akibat penyakit jantung termasuk kondisi darurat yang bisa berakibat fatal jika terlambat ditangani. Sesak napas bisa berasal dari berbagai penyebab. Memahami perbedaannya membantu kita bertindak lebih cepat dan tepat. Jika ragu, jangan menunda untuk mencari pertolongan medis karena penanganan dini adalah kunci keselamatan.

Menjaga pola makan, gaya hidup sehat, dan rutin memeriksakan kesehatan jantung serta lambung merupakan langkah terbaik untuk mencegah risiko yang lebih serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....