Manfaat Jalan Kaki Untuk Kesehatan Tubuh
- 21 Jan 2026 11:41 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Bergerak setelah makan dianggap sebagai kunci untuk mendapatkan dan mempertahankan kebugaran. Bergerak setelah makan menjadi salah satu kebiasaan sehat yang bisa dilakukan semua orang. Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of General Medicine menunjukkan, berjalan kaki setelah makan lebih efektif untuk menurunkan berat badan. Khasiat ini diduga berkaitan dengan kemampuan jalan kaki mengatur kadar gula darah.
Meski termasuk dalam olahraga ringan, manfaat jalan kaki bagi kesehatan tak boleh disepelekan begitu saja. Jalan kaki diketahui dapat meningkatkan proses metabolisme serta pembakaran kalori dalam tubuh sehingga mampu menurunkan kadar lemak berlebih dan mengontrol berat badan.
Aktivitas ini pun dapat dilakukan secara rutin, baik di pagi maupun sore hari, guna mengoptimalkan penerapan pola hidup sehat. Mari simak manfaat jalan kaki untuk kesehatan selengkapnya melalui artikel berikut ini. Jalan kaki adalah pilihan aktivitas fisik yang sederhana dan efektif, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal padat dan kesulitan menyempatkan diri untuk berolahraga. Meskipun terlihat sederhana, jalan kaki secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh. Berikut beberapa manfaat jalan kaki:
1. Menjaga Berat Badan Ideal
| Baca juga: Waktu Terbaik Olahraga untuk Jaga Gula Darah |
Manfaat jalan kaki yang pertama yaitu menjaga berat badan ideal. Aktivitas fisik ini melibatkan gerakan tubuh secara keseluruhan sehingga dapat mengoptimalkan proses metabolisme dan pembakaran kalori dalam tubuh. Jalan kaki selama 30 menit setiap hari yang diimbangi dengan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko obesitas.
2. Mengontrol Gula Darah
Manfaat jalan kaki secara rutin berikutnya adalah mengontrol gula darah. Jalan kaki selama beberapa menit setelah makan diketahui dapat membantu menjaga kadar gula darah dalam tubuh tetap stabil sehingga dapat menurunkan risiko penyakit diabetes.
3. Meningkatkan Suasana Hati
Tidak hanya berdampak terhadap kesehatan fisik, manfaat jalan kaki juga berpengaruh terhadap kesehatan mental. Jalan kaki diketahui mampu meningkatkan suasana hati karena dapat menurunkan pelepasan hormon stres, yaitu hormon kortisol dari dalam tubuh.
Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, cobalah berjalan kaki di pagi hari. Pasalnya, menghirup udara segar di pagi hari dapat memberikan efek relaksasi. Inilah yang membuat manfaat jalan kaki di pagi hari bisa meningkatkan suasana hati dan produktivitas selama satu hari penuh.
4. Bantu Melancarkan Sistem Pencernaan
Setelah mengonsumsi makanan, seseorang disarankan untuk melakukan aktivitas fisik ringan guna membantu melancarkan sistem pencernaan. Salah satu aktivitas fisik ringan yang bisa dilakukan yaitu dengan berjalan santai sekitar 20 hingga 30 menit.
5. Menguatkan Tulang dan Otot Kaki
Jalan kaki secara rutin juga dapat meningkatkan kekuatan tulang dan otot kaki. Secara tidak langsung, hal ini juga bisa menurunkan risiko osteoporosis. Manfaat ini pun bisa dioptimalkan dengan berjalan kaki pada jalan yang menanjak dan menurun.
6. Memelihara Kesehatan Sendi
Jalan kaki yang dilakukan dengan teratur memberikan manfaat terhadap kesehatan sendi, mulai dari sendi lutut hingga panggul. Hal ini dikarenakan jalan kaki dilakukan dengan terus menggerakkan kaki sehingga sendi-sendi tersebut akan terlumasi oleh cairan sinovial secara optimal. Bahkan, jalan kaki juga mampu membantu meredakan nyeri akibat radang sendi.
Hasil penelitian yang melibatkan orang dewasa di atas 49 tahun dan mengalami nyeri sendi di tubuh bagian bawah menunjukkan bahwa berjalan kaki sekitar 10 menit per hari atau 1 jam per minggu dapat membantu mencegah gejala nyeri sendi sewaktu-waktu. Meskipun berjalan kaki sangat bermanfaat bagi kesehatan, penting untuk tidak melakukannya berlebihan.
Para ahli menyarankan berjalan kaki setelah makan untuk menjaga kadar glukosa darah, tetapi tidak perlu menggantinya dengan aktivitas berat, seperti jogging. Olahraga berat dapat membebani sistem pencernaan dan berpotensi menyebabkan kram dan ketidaknyamanan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....