Tren Lari Maraton Merebak, Menkes Pesan Jangan Abaikan Kesehatan
- 18 Jun 2026 09:39 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Tren olahraga lari yang semakin digandrungi masyarakat menjadi perhatian Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Menurutnya, fenomena ikut-ikutan atau fear of missing out (FOMO) dalam ajang lari maraton tidak menjadi masalah selama tetap membawa dampak positif bagi kesehatan.
Dalam konten edukasi “Budi Gemar Sharing” di akun instagram @bgsadikin, Menkes Budi melihat antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan lari sebagai tanda meningkatnya kesadaran untuk hidup lebih aktif. Ia bahkan mengaku kagum melihat puluhan ribu peserta yang rela bangun sejak dini hari demi mengikuti ajang maraton.
“Ini karena ada puluhan ribu orang yang bangun sekitar jam 3 pagi untuk hadir di BTN Jakarta International Marathon untuk lari. Memang yang lari ini beberapa ada yang benar-benar serius lari, tapi ada juga ikut-ikutan karena FOMO,” kata Budi.
Menurutnya, FOMO dalam olahraga justru bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Sebab, meski berawal dari mengikuti tren, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin tetap memberikan manfaat bagi tubuh.
Menkes Budi menyebut setiap peserta memiliki motivasi yang berbeda saat mengikuti lomba lari. Sebagian mengejar pencapaian waktu terbaik, sementara sebagian lainnya hanya ingin mencoba pengalaman baru karena mengikuti tren yang sedang berkembang.
“Dari puluhan ribu peserta yang turun ke jalanan hari ini, saya perhatikan beberapa memang ada yang benar-benar serius lari untuk mengejar waktu terbaik harian mereka. Tapi, di sisi lain, ada juga yang mungkin sekadar ikut-ikutan karena terkena tren FOMO,” ujarnya.
Namun, Budi menegaskan hal terpenting bukan alasan awal seseorang mulai berolahraga, melainkan manfaat yang diperoleh dari aktivitas tersebut. Menurutnya, kebiasaan bergerak secara konsisten dapat membantu menjaga kesehatan dan menurunkan risiko berbagai penyakit.
“Apa pun motivasi awal kalian, baik karena memang serius berlatih ataupun sekadar ikut-ikutan tren, hal yang paling esensial adalah dampaknya bagi tubuh,” tutup Menkes Budi.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus aktif bergerak dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....