Gagal Ginjal Bisa Menyerang Usia Muda, Kenali Gejalanya

  • 18 Jun 2026 14:02 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Gagal ginjal merupakan penyakit yang sering berkembang tanpa gejala jelas pada tahap awal. Karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap berbagai tanda yang dapat mengindikasikan gangguan fungsi ginjal.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, dr. Dion Haryadi menjelaskan sejumlah gejala yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah perubahan frekuensi buang air kecil, baik menjadi lebih sedikit maupun lebih sering, terutama pada malam hari. Kondisi ini terjadi karena ginjal yang mengalami kerusakan tidak mampu mengatur produksi urine secara normal.

Gejala lainnya adalah pembengkakan pada kaki atau pergelangan tangan akibat penumpukan cairan yang tidak dapat dikeluarkan dengan baik oleh ginjal.

Penderita juga dapat mengalami kelelahan berkepanjangan meski tidak melakukan aktivitas berat. Kondisi ini berkaitan dengan berkurangnya produksi hormon eritropoietin yang berperan dalam pembentukan sel darah merah, sehingga memicu anemia.

Selain itu, gangguan ginjal dapat menyebabkan mual dan penurunan nafsu makan akibat penumpukan zat sisa atau racun dalam darah. Kulit gatal tanpa penyebab yang jelas juga dapat menjadi tanda adanya masalah pada fungsi ginjal.

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah bau napas menyerupai amonia. Kondisi ini terjadi karena meningkatnya kadar urea dalam darah yang kemudian ikut dikeluarkan melalui pernapasan.

Lingkaran hitam di bawah mata juga dapat menjadi salah satu indikasi gangguan ginjal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh anemia, penumpukan cairan, dan perubahan pada jaringan kulit di area bawah mata.

Menurut dr. Dion, salah satu penyebab utama gagal ginjal adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Tidak ada salahnya melakukan cek kesehatan secara rutin dan berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam, terutama bagi mereka yang sudah memasuki usia 20 hingga 30 tahun," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa gagal ginjal kini tidak hanya menyerang kelompok lanjut usia, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada usia produktif.

Dengan mengenali gejala sejak dini dan rutin memeriksakan kesehatan, risiko komplikasi akibat gangguan ginjal dapat ditekan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....