Scrolling Media Sosial Sebelum Tidur Bisa Ganggu Kualitas Istirahat
- 12 Sep 2026 00:18 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Kebiasaan menggunakan media sosial menjelang tidur dapat berkaitan dengan menurunnya kualitas istirahat. Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research pada Juli 2026 menemukan, semakin lama penggunaan media sosial dalam dua jam sebelum tidur, semakin rendah efisiensi tidur pada peserta penelitian.
Penelitian yang dilakukan peneliti dari University of Salzburg dan Leipzig University, Jerman, tersebut melibatkan 23 laki-laki sehat berusia 14 hingga 25 tahun selama 14 hari.
Penggunaan media sosial dipantau secara objektif melalui aplikasi, sementara pola tidur diukur menggunakan perangkat actigraphy.
Hasilnya menunjukkan penggunaan media sosial lebih lama sebelum tidur berkaitan dengan efisiensi tidur yang lebih rendah, kecenderungan durasi tidur lebih pendek, serta lebih sering terbangun dan mengalami tidur yang terfragmentasi pada akhir pekan.
Temuan tersebut diperkuat penelitian lain yang diterbitkan pada Februari 2026 terhadap 750 mahasiswa berusia 18 hingga 25 tahun di Madhya Pradesh, India. Sebanyak 18,3 persen peserta memenuhi kriteria kecanduan media sosial, sementara tingkat penggunaan media sosial yang bermasalah memiliki hubungan yang kuat dengan kualitas tidur yang lebih buruk.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi pengguna media sosial, untuk mengendalikan kebiasaan scrolling, terutama menjelang waktu tidur. Mengatur batas waktu penggunaan, mematikan notifikasi, dan memberikan jeda dari ponsel sebelum tidur dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga waktu istirahat.
Meski demikian, penelitian 2026 tersebut menunjukkan hubungan, bukan bukti media sosial secara langsung menyebabkan gangguan tidur pada setiap orang. Karena itu, durasi penggunaan, waktu penggunaan, serta kebiasaan masing-masing pengguna tetap perlu diperhatikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....